Kasus Indosurya, Begini Solusi Menkop Teten Masduki

Market - Yuni Astutik, CNBC Indonesia
09 March 2020 16:16
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki mendesak koperasi simpan pinjam yang bermasalah untuk segera cari solusi.
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki mendesak koperasi simpan pinjam yang bermasalah, termasuk Koperasi Simpan Pinjam Indosurya, untuk secepatnya menggelar rapat anggota khusus guna mencari solusi bersama terhadap permasalahan yang dihadapi.

Kementerian yang dipimpinnya juga sudah berkoordinasi dan bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"[Soal Indosurya] Kami sudah meminta, kerja sama dengan OJK. Untuk koperasi simpan pinjam, dalam menghadapi situasi ekonomi kurang baik harus segera melakukan rapat anggota khusus untuk mencari solusi bersama dengan anggota," tegas mantan Kepala Staf Kepresidenan ini, di Jakarta, Senin (9/3/2020).



Dia menjelaskan, hal yang perlu dibedakan antara bank dengan koperasi ialah, nasabah koperasi merupakan anggota koperasi sehingga ada tanggung jawab bersama.

"Yang harus dilakukan supaya tidak menimbulkan kepanikan dari anggota sehingga terjadi rush, maka segera manajemen koperasi mengadakan rapat anggota khusus, luar biasa, untuk respons situasi, supaya para anggota yang menyimpan uangnya di koperasi tenang," tegasnya.

"kami sudah bicara dengan manajemen koperasinya [Indosurya], supaya melakukan langkah itu. Saya kira sampai sekarang ngga ada lagi laporan ke kami. Artinya sudah bisa diselesaikan."

Hanya saja Teten belum mendapatkan informasi terkait dengan jumlah gagal bayar. "Belum tahu, nanti tim kami dengan OJK kan sedang turun," katanya.

Koperasi Simpan Pinjam Indosurya, dalam pernyataan yang diterima CNBC Indonesia Selasa (25/2/2020), mengakui ada kondisi yang kurang kondusif sehingga membuat kondisi keuangannya terganggu. Koperasi Indosurya menyatakan memperpanjang jatuh tempo dari kewajiban para anggotanya.

Manajemen berjanji bertanggung jawab dan siap membayar dana para anggotanya.


Salah satu anggota koperasi, Jeffrey Winardi menyatakan menerima hal tersebut. Restrukturisasi memang diperlukan karena keuangan perusahaan tengah terganggu isu negatif.

"Kita harap bisa kembali normal. Kita terima restrukturisasi tersebut. Lagipula niat baik koperasi sudah terbukti, bunga sudah dibayar," kata Jeffrey kepada CNBC Indonesia.

Deputi Bidang Pengawasan Kementerian Koperasi dan UKM Suparno mengungkapkan pihak Koperasi Indosurya telah berjanji akan bertanggung jawab agar dana para anggota bisa kembali. 

"Koperasi Indosurya sudah menyampaikan akan bertanggungjawab. Dia akan bertanggung jawab dan sudah lapor ke Pak Menteri," kata Suparno kepada CNBC Indonesia, Selasa (25/2/2020).

[Gambas:Video CNBC]




(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading