Heru Hidayat Tersangka Jiwasraya, Saham Trada Dijual Rp 623 M

Market - CNBC Indonesia, CNBC Indonesia
22 January 2020 16:45
PT Graha Resources menjual sebagian besar saham TRAM.

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Graha Resources, pemegang saham pengendali PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM), menjual sebagian besar saham Trada yang dipegangnya dengan tujuan divestasi langsung.

TRAM adalah salah satu emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang menjadi sorotan karena terkait dengan kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) yang disidik Kejaksaan Agung (Kejagung). Heru Hidayat, Komisaris Utama TRAM menjadi satu dari lima tersangka kasus Jiwasraya dan ditahan sementara oleh Kejagung.

Graha Resources menjadi perusahaan terafiliasi dari TRAM mengingat Heru masih menjabat sebagai Direktur Graha.


Asnita Kasmy, Sekretaris Perusahaan Trada, mengatakan dalam keterbukaan informasi Rabu ini (22/1/2020), bahwa terjadi divestasi atas saham Graha di TRAM sebanyak
2,46 miliar saham (2.460.000.000) atau 4,96% dari total saham TRAM.

Tidak disebutkan kepada siapa pengalihan saham tersebut dilakukan oleh Graha. Penjualan itu dilakukan dengan harga saham Rp 50/saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 123 miliar.

Dengan penjualan itu, kepemilihan Graha di TRAM tersisa 6.465.824.147 saham atau 13,02% dari sebelumnya sebanyak 8.925.824.147 saham atau 17,98%. Transaksi itu dilakukan pada 16 Januari 2020.


Sebelumnya
pada 15 Januari, Graha Resources juga menjual sebanyak 10 miliar saham TRAM atau setara 20,14% dari total saham TRAM juga di harga Rp 50/saham dengan nilai transaksi Rp 500 miliar. Dengan demikian, total transaksi penjualan ini mencapai Rp 623 miliar. 

Pada 15 Januari itu, Graha menjual kepada Tael One Partners Ltd, perusahaan asal Singapura. Hal itu ditegaskan dalam keterbukaan informasi pada bahwa Tael memegang 23,82% saham TRAM dari sebelumnya hanya 3,67% saham atau bertambah 10 miliar saham.

Pada 13 Maret 2019, 
Heru Hidayat mencantumkan diri sebagai Direktur Graha ketika menyampaikan informasi penjualan saham sebanyak 81.500.000 saham TRAM seharga Rp 154/saham, sehingga kepemilikan Graha di TRAM saat itu menjadi 48,17% dari sebelumnya 48,34%.

Asnita menjelaskan saat ini posisi komisaris utama pengganti sementara Heru belum diputuskan karena masih dalam pembahasan dengan dewan komisaris dan direksi.

"Hal tersebut masih dalam pembahasan dengan dewan komisaris dan direksi. Perseroan masih mengikuti perkembangan proses penahanan komut Trada Bapak Heru Hidayat. Perseroan masih dalam pemikiran untuk melakukan pelaksanaan RUPS terkait pergantian susunan komisaris atau direksi," kata Asnita menjawab pertanyaan BEI dalam suratnya, 20 Januari 2020.


[Gambas:Video CNBC]

Artikel Selanjutnya

Saham Disuspensi Terkait Jiwasraya, Begini Bisnis Trada Alam


(tas/hps)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading