Hari Ini, Kejagung Periksa 5 Saksi Mega Skandal Jiwasraya

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
07 January 2020 10:57
Hari Ini, Kejagung Periksa 5 Saksi Mega Skandal Jiwasraya
Jakarta, CNBC Indonesia - Kejaksaan Agung (Kejagung) hari ini dijadwalkan akan memeriksa lima orang saksi terkait skandal gagal bayar PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Ini merupakan kelanjutan pemeriksaan, setelah kemarin Kejagung memeriksa tujuh saksi kemarin.

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejagung M. Adi Toegarisman mengatakan pemeriksaan tujuh orang itu sesuai dengan yang ditentukan dan disampaikan kepada media.

"Besok (hari ini) 5 orang. Rabu (8/1/2020) 5 orang," kata Adi menjawab pertanyaan wartawan terkait jumlah saksi yang akan diperiksa, kemarin.

Adi menambahkan, Kejagung sedang sedang melakukan penyidikan, merumuskan perisitwa dan awal. Setelah itu Kejagung akan mengumpulkan bukti-bukti dan kemudian menetapkan tersangka.


Adi belum bisa memastikan kapan penetapan tersangka akan disampaikan. "Ini strategi, kita berjalan. Ini kan bukan perkara gampang tapi kita bertekat akan tuntaskan," tegas Adi.

Kemarin Kejagung menjelaskan perihal pemanggilan 7 saksi terkait masalah tersebut. "Hari ini pemeriksaan berjalan dari panggilan yang kami luncurkan hari ini ada tujuh orang yang kami lakukan pemeriksaan, termasuk yang meminta penundaan beberapa hari yang lalu saudara Benny Tjokro [pemilik PT Hanson International Tbk], tadi pagi hadir dan saat ini sedang melakukan pemeriksaan," katanya di Jakarta, Senin sore.

Selain Benny, enam lainnya yakni ahli asuransi dan investasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Riswinandi (Kepala Eksekutif Industri Keuangan Non-Bank/IKNB OJK), Geta Leonardo Harsanto (mantan agen bancassurance Jiwasraya), dan Budi Nugraha (Kepala Divisi Pertanggungan Perseroan dan Kumpuan Jiwasraya.

Lainnya adalah Dwi laksono (mantan Kepala Pusat Bancasurance dan Aliansi Strategi Jiwasraya), Ervan Ramsis (Kepala Divisi Penjualan Jiwasraya), dan Irsanto Aditya Suryaputra (Dirut PT Corfina Capital, perusahaan manajer investasi).

"Pak Riswinandi itu juga hadir, membantu dalam proses penyidikan ini."

Dia mengatakan pada hari ini hanya satu perusahaan aset manajemen yang diperiksa. Selasa besok, katanya, pemeriksaan akan dilanjutkan kembali.

"Jadwalnya besok juga ada, kita ikutin siapa yang hadir besok dan akan berlanjut sampai pemeriksaan. Kita pelajari kembali hasil keputusan awal, merumuskan lagi, perlu pendalaman terkait dengan untuk membuktikan ada rangkaian peristiwa pidana yang diduga korupsi tentu kita juga ukur alat buktinya nanti," tegasnya.

Kejaksaan Agung (Kejagung) terus menelusuri kasus yang mendera Jiwasraya. Sejauh ini sudah ada 10 orang dicekal. Adapun total kerugian yang sudah dihitung mencapai Rp 13 triliunan.

Adi Toegarisman dalam kesempatan sebelumnya juga mengatakan saat ini 10 orang statusnya masih dicekal. Sampai detik ini pun, Adi mengatakan Kejagung masih terus memeriksa beberapa orang yang terlibat skandal Jiwasraya ini.

Adapun Jaksa Agung ST Burhanuddin mengatakan, pemeriksaan saksi cukup banyak. Ia juga meminta ke jajarannya untuk segera menuntaskan kasus ini.

"Dan tentunya kalau berapa banyak kerugiannya yang baru prediksi awal Rp 13 triliun itu dan hasil pemeriksaan perhitungan yang akan menentukan di akhir nanti. Saya minta segera dan secepatnya ini tuntas ya," katanya.

[Gambas:Video CNBC]

(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading