Aliran Modal Asing Masih Ramai Serbu RI

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
03 January 2020 14:51
Otoritas moneter mencatat, tahun lalu aliran modal asing yang masuk sebesar Rp 224,2 triliun.
Jakarta, CNBC Indonesia - Bank Indonesia (BI) menyatakan aliran modal asing yang masuk ke Indonesia sepanjang tahun 2019 masih cukup besar. Otoritas moneter mencatat, tahun lalu aliran modal asing yang masuk sebesar Rp 224,2 triliun.

Gubernur BI Perry Warjiyo merinci, aliran modal asing itu masuk ke instrumen obligasi pemerintah atau Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp 168,6 triliun. Sebanyak Rp 50 triliun masuk ke pasar saham, Rp 3 triliun ke instrumen obligasi korporasi dan Rp 2,6 triliun ke SBI.

"Kita tutup 2019 dengan capaian suatu kestabilan eksternal yang terjaga dengan aliran modal asing masuk cukup besar disamping cadangan devisa kita akan naik kembali," kata Perry di Kompleks Bank Indonesia, Jumat (3/01/2020).

Dengan demikian, kata Perry, hal ini akan menjadi katalis positif bagi Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pada triwulan keempat tahun 2019.


"Data sementara cadev kita akan lebih tinggi dari 127 miliar USD dengan demikian mengindikasikan NPI triwulan IV akan alami surplus," kata Perry menambahkan.

Di sisi lain, imbuh Perry, kondisi stabilitas eksternal terjaga dan pergerakan nilai tukar Rupiah sepanjang tahun 2019 terapresiasi 2,68%.

"Rupiah ditutup Rp 13.880/US$ mengalami apreasi dan meruoakan nilai tukar terbaik di Asia, tentu saja di bawah Thailand tapi hampir sama dengan Filipina," tukasnya.
(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading