Eks Dirut Garuda Mau Dibawa ke Meja Hijau Pak Erick?

Market - Sandi Ferry, CNBC Indonesia
09 December 2019 09:20
Erick diminta memproses Ari Askhara ke meja hijau.
Jakarta, CNBC Indonesia - Kasus dugaan penyelundupan motor Harley Davidson yang melibatkan mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau Ari Askhara dinilai harus dibawa ke ranah pidana.

Salah satu yang menyuarakan hal tersebut adalah Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo seperti dilaporkan detik.com.

"Saya minta kepada saudara Erick Thohir [Menteri Badan Usaha Milik Negara] di samping melakukan pemecatan juga memproses kasus ini ke meja hijau," ujar Bamsoet di Gelanggang Olahraga Jakarta Utara seperti dikutip dari Antara.


Kelanjutan kasus tersebut ke meja hijau menjadi bukti bahwa tidak ada yang lepas dari jeratan hukum jika memang dinyatakan bersalah. "Karena penyeludupan itu adalah pidana dan unsur itu tidak boleh dilepas," lanjutnya.


Senada dengan Bamsoet, Ketua Komisi VI DPR RI Faisol Riza menilai keputusan mencopot Ari sudah sangat tepat.

"Ini pelajaran bagi semua BUMN yang lainnya. Ini juga merupakan momentum untuk Menteri BUMN agar menata dengan lebih baik Garuda. Kita tahu Garuda memiliki persoalan sebelumnya," kata Faisol kepada wartawan, Sabtu (7/12/2019) malam, seperti dikutip detik.com


Bukan hanya Ari, namun kasus penyelundupan Harley di Garuda juga diduga melibatkan tiga direktur lain yang, yaitu Direktur Teknik dan Layanan Iwan Joeniarto, Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha Mohammad Iqbal, dan Direktur Human Capital Heri Akhyar.

Ketiganya sudah diberhentikan sementara oleh dewan komisaris. Bukan tidak mungkin, ketiga nama tersebut juga akan dibawa ke tahap proses lebih lanjut, yakni hingga meja hijau bersama Ari Askhara.

Ari Askhara Disayang Rini, 'Ditendang' Erick

[Gambas:Video CNBC]




(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading