Internasional

Bumi Gonjang Ganjing! Eropa & Prancis Ancam Serang Balik AS

Market - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
03 December 2019 16:43
Bumi Gonjang Ganjing! Eropa & Prancis Ancam Serang Balik AS Foto: Reuters
Jakarta, CNBC Indonesia- Prancis dan Uni Eropa (EU) siap membalas kenaikan tarif yang diberlakukan Amerika Serikat (AS). Senin (2/12/2019), AS menaikkan tarif pada produk-produk asal Prancis.

Trump mengancam mengenakan tarif hingga 100% atas barang-barang Prancis senilai US$ 2,4 miliar. Produk yang terancam dikenai tarif itu termasuk wiski, anggur, keju, serta barang-barang kerajinan tangan.


"Proposal AS tidak bisa diterima," tulis Reuters mengutip Menteri Keuangan Prancis Bruno Le Maire dalam wawancaranya dengan Radio Classique, Selasa (3/12/2019).


"Dalam kasus sanksi terbaru AS, Uni Eropa akan siap melakukan serangan balasan."

Menteri Ekonomi Junior Prancis Agnes Pannier-Runacher mengatakan UE akan bertindak "sangar" kali ini. Bahkan Prancis tidak akan mencabut rencana pajak digital, yang jadi dasar AS menjatuhkan sanksi tarif.

Sebelumnya, Prancis memungut pajak hingga 3% untuk setiap pendapatan dari layanan digital perusahaan yang pendapatannya mencapai 25 juta euro ($ 27,86 juta) di Prancis dan 750 juta euro ($ 830 juta) di seluruh dunia.

Tetapi kantor Perwakilan Dagang AS (USTR) menuding penerapan pajak tersebut melanggar aturan. "Tidak konsisten dengan prinsip-prinsip kebijakan pajak internasional yang berlaku" katanya perwakilan USTR.


Proposal pajak Prancis memberatkan bagi perusahaan-perusahaan AS yang terkena dampak. Termasuk Google Alphabet Inc (GOOGL.O), Facebook Inc (FB.O), Apple Inc (AAPL.O) dan Amazon.com Inc (AMZN. HAI).

Sementara itu, perang dagang antara AS dan Eropa sukses membuat rontok saham-saham perusahaan barang mewah. Saham LVMH (LVMH.PA), Kering (PRTP.PA) dan Hermes (HRMS.PA) jeblok 1,4% sampai 1,5% di awal perdagangan.

"Ini sangat berisiko untuk sektor barang-barang mewah. Sektor ini sudah terkena dampak demo Hong Kong, dan sekarang hantamannya bakal lebih lagi," kata salah satu pengamat Ion-Marc Valahu dari Clairinvest Fund.

[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading