Dicari! Dirut Mandiri & BTN, Sederet Nama-nama Ini Mencuat

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
08 November 2019 12:03
Untuk mengisi kekosongan di pucuk pimpinan Bank Mandiri, wakil direktur utamanya Sulaiman Arif Arianto menjalankan tugas-tugas dirut.
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) akan segera melakukan penggantian direktur utama setelah Kartiko Wirjoatmodjo, dirut sebelumnya, ditunjuk menjadi wakil menteri Badan Usaha Mikik Negara (BUMN). Untuk mengisi kekosongan di pucuk pimpinan Bank Mandiri, wakil direktur utamanya Sulaiman Arif Arianto menjalankan tugas-tugas dirut.

Sementara itu,PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) juga belum memiliki direktur utama definitif. Sementara saat ini dipimpin oleh PLT direktur utamanya, Oni Febriarto Rahardjo.

Sejumlah nama yang akan menggantikan posisi di dua bank BUMN ini mulai beredar di kalangan pelaku pasar. Siapa saja?


Di kalangan pelaku pasar menyebutkan terdapat dua nama yang akan menggantikan posisi Kartika Wirjoatmodjo sebagai pucuk pimpinan di Bank Mandiri.

Dua nama tersebut adalah Royke Tumilaar yang saat ini mengisi jabatan sebagai Direktur Corporate Banking Bank Mandiri. Royke merupakan sarjana ekonomi dari Ekonomi Manajemen dari Universitas Trisakti yang rampung pada 1987 dan melanjutkan pendidikan masternya di University of Technology Sydney pada 1999.

Dia bergabung dengan bank ini pada 1999 melalui Bank Dagang Negara (BDN) dan terakhir menjabat sebagai Senior Professional di Tim Penyelesaian Kredit di Jakarta.

Kemudian di 2007-2010, dia didapuk menjadi Group Head Regional Commercial Sales I lalu dipindahkan menjadi Group Head of Commercial Sales Jakarta hingga 2011. Pada Mei 2011, dirinya diangkat menjadi Managing Director Treasury, Financial Institutions & Special Asset Management.


Nama lainnya adalah Silvano Rumantir mantan direktur utama PT Mandiri Sekuritas untuk periode 2016-2019. Saat ini Silvano menjabat sebagai Senior Executive Vice President di Bank Mandiri.

Menurut akun bisnisnya, Silvano menuntut ilmu di University of Oregon dan mendapatkan gelar master of finance di RMIT University di Australia.

Silvano lama berkecimpung di dunia perbankan yang dimulai pada 2001 di bank bank terbesar keempat di Australia, ANZ. Lima tahun kemudian di 2006 dia melanjutkan karirnya di HSBC sebagai Associate Director dan Director, Head of Debt Capital Markets.

Tujuh tahun mengenyam karir di HSBC, kemudian dia mengisi posisi sebagai President Director di Deutsche Securities Indonesia dan Director Corporate Finance di Deutsche Bank Singapura.

Namun ada pula kabar yang menyebutkan, nama Silvano kemungkinan akan ditempatkan sebagai Wakil Direktur Utama Bank Mandiri. Dua nama ini dianggap masuk akal lantaran sesuai dengan statement menteri BUMN.


Erick Thohir, yang menyebutkan posisi direktur utama ini sepatutnya diisi oleh internal Mandiri. "Yang pasti bekas lulusan atau masih orang Mandiri," Erick di Jakarta, Rabu (30/10/2019).

Sementara itu, untuk mengisi posisi direktur utama Bank BTN juga beredar dua nama digadang-gadang cocok untuk mengisi posisi tersebut. Beberapa nama yang beredar adalah Pahala Mansury dan Nixon Napitupulu.

Nixon merupakan nama yang tak asing di BTN, sebab saat ini dia merupakan Direktur Finance, Treasury & Strategy sejak 2017.

Dia merupakan lulusan Universitas Sumatera Utara pada 1994 sebagai sarjana ekonomi. Memulai karir di Bank Mandiri sebagai Group Head Corporate Secretary Group pada 2013-2014 dan setahun menjadi Head of Priority Project Bank Joint Venture di bank yang sama.

Masih di Bank Mandiri, pada 2015 dia pindah posisi sebagai Head of Tim Transisi Bank Joint Venture dan didapuk menjadi Direktur Utama PT Bank Mandiri Taspen Pos di tahun yang sama.

Sementara itu, Pahala Mansury yang saat ini menjadi Direktur Keuangan di PT Pertamina (Persero). Pahala sudah malang melintang di perusahaan BUMN selama beberapa tahun terakhir.

Sebelum pindah ke perusahaan energi milik negara ini, dia pernah menjadi Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA). Sebelumnya menghabiskan waktu paling lama di Bank Mandiri dengan posisi terakhirnya sebagai direktur keuangan.

Dia pernah mengenyam pendidikan di Stern School of Business, New York University. Pernah bekerja sebagai senior consultant di Booz Allen Hamilton dan Project Leader pada The Boston Consulting Group.

Erick beberapa waktu lalu juga menyampaikan direktur definitif PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) akan ditentukan akhir November.

Erick menuturkan, pihaknya telah mengantongi nama pengisi jabatan nomor satu di BTN, dan akan diumumkan di akhir bulan November. "Akhir November. Jadinya akhir bulan. Karena masih dalam proses mereview juga, Dirutnya juga sudah ada," tutur Erick.


(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading