OJK Beri Izin Kookmin Kuasai Bukopin, Saham BBKP Liar

Market - Houtmand P Saragih, CNBC Indonesia
04 November 2019 11:10
OJK Beri Izin Kookmin Kuasai Bukopin, Saham BBKP Liar
Jakarta, CNBC Indonesia - Harga saham PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) melesat pada perdagangan pagi ini, Senin (4/11/2019). Lampu hijau dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang memberikan restu kepada Kookmin Bank untuk memperbesar porsi kepemilikan saham hingga 40% di Bank Bukopin menjadi katalis positifnya.

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), pukul 11.00 WIB, harga saham BBKP tercatat naik 3,08% ke level Rp 268/saham. Volume perdagangan saham tercatat sebanyak 5,61 juta unit senilai Rp 1,5 miliar.

Pekan lalu, OJK menyatakan bahwa Kookmin Bank asal Korea berminat untuk menjadi pemegang saham mayoritas di Bank Bukopin. Peluang untuk memperbesar kepemilikan Kookmin di Bukopin terbuka pada rencana rights issue atau penerbitan saham baru perusahaan yang akan segera digelar.


Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK Heru Kristiyana mengatakan bahwa Kookmin sedang melakukan tawar menawar dengan pemegang saham eksisting. "Dia [Kookmin] mau jadi mayoritas," ujar Heru, Jumat (1/11/2019).

Saat ini pemegang saham Bukopin adalah Bosowa Corporindo dengan porsi sekitar 23% dilanjutkan Kookmin Bank dengan porsi sekitar 22%. Selain itu, Pemerintah RI dan Kopelindo juga memiliki saham di Bukopin dengan porsi minoritas.

Menurut Heru, Kookmin bisa menguasai saham Bukopin hingga kepemilikan sampai 40%. Hal ini sesuai dengan batas kepemilikan bank oleh lembaga keuangan yang ditetapkan maksimal 40%. Untuk kepemilikan di atas 40% maka dibutuhkan izin tambahan dari OJK.

Kookmin Bank masuk menjadi pemegang saham Bukopin pada 2018 melalui skema standby buyer dalam rights issue terakhir. Bank asal Korea dengan aset lebih dari Rp 4.100 triliun ini, mengambil sekitar 2,56 miliar saham baru Bukopin pada harga Rp 570 per saham.

Hasil dari eksekusi rights issue Kookmin tersebut, Bukopin mendapatkan tambahan modal sebesar Rp 1,46 triliun..

Sementara itu Bukopin barus saja menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa untuk Penawaran Umum Terbatas V dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu pada 24 Oktober 2019 lalu.. Hampir semua pemegang saham setuju aksi rights issue digelar.

Direktur Utama Bank Bukopin Eko Rachmansyah Gindo mengatakan aksi korporasi tersebut diharapkan dapat menambah Rasio Kecukupan Modal (CAR) perseroan sebesar 2%-3%. Per Agustus 2019, posisi CAR Perseroan berada pada kisaran 13,23%.

"Kami berencana menerbitkan saham kelas B sebanyak-banyaknya 40% dari jumlah saham yang ditempatkan oleh Perseroan atau sebanyak-banyaknya 4,6 miliar saham yang bernilai nominal Rp100,-," ujarnya seusai pelaksanaan RUPSLB Bank Bukopin.

[Gambas:Video CNBC]


Perhitungan tersebut didasarkan pada asumsi jika seluruh saham yang ditawarkan perseroan dalam PUT V terserap oleh pasar pada harga seperti saat pelaksanaan PUT IV.

Dengan kalkulasi tersebut, posisi CAR Bank Bukopin setelah pelaksanaan PUT V diharapkan dapat mencapai 15%-16%. (hps/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading