Korean Community, Jadi Jurus Ampuh Bukopin Dongkrak Kinerja

Market - Yuni Astutik, CNBC Indonesia
11 February 2021 16:44
Bank Bukopin (CNBC Indonesia/Andean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Utama KB Bukopin, Rivan Achmad Purwantono mengatakan dengan masuknya KB Financial Group ke Bank Bukopin, menjadi market yang baru bagi pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK).

"Penetrasi market baru Korean Community. Kontribusi besar 4 bulan terakhir. Mobilisasi Korean ini, ke depan bank akan fokus dengan beberapa deposan kami sangat setia," katanya dalam diskusi virtual CNBC Indonesia Banking Outlook 2021 bertajuk "Perbankan Jadi Akselerator Pemulihan Ekonomi", di Jakarta, Kamis (11/2/2021).

Berkat dukungan Kookmin Bank, Bukopin akan membangun ekosistem bisnis baru dengan mengandalkan setidaknya 190 perusahaan Korea yang di Indonesia dan luar negeri.


"Dengan ekosistem baru tersebut, maka Bukopin akan menjadi bank swasta pertama di Indonesia yang akan menjadi bank global. Hal ini membuat kepercayaan masyarakat kepada Bukopin akan semakin tinggi," ujar Rivan.

Atas alasan itulah, Bank KB Bukopin optimistis bisa mencapai pertumbuhan DPK 40% tahun ini. "Optimistis DPK 40%, bagian win back recovery yang dilakukan dari tahun 2020," ujarnya.

Menurutnya, saat KB Financial Group masuk ke Indonesia, merupakan prospek yang bagus. Produk yang ada pada KB Kookmin akan disesuaikan dengan segmen yang ada.

"Penguatan point of sales kekuatan yang dimiliki nama KB Kookmin, menjadi potensi penguatan point of sales mendukung bisnis ritel," ujarnya.

Dia juga mengatakan, tahun ini Bank Bukopin akan menguatkan Rencana Bisnis Bisnis yang telah disusun. Strategi juga akan dilakukan, diantaranya yang pertama tata kelola internal.

"Bank menyadari kita harus optimalkan risiko, memperbaiki risiko dan memanfaatkan kapasitas KB dalam manajemen risiko. Bagus mendukung transformasi, kita perlu integrasi dan integritas elemen bank," ujar Rivan.

Strategi kedua adalah membangun kembali kepercayaan nasabah. Hal ini sebagai langkah besar dengan cara melakukan rebranding pada Maret nanti. "Memanfaatkan nama besar KB dan menunjukkan eksistensi KB," katanya.

Strategi ketiga, penetrasi market baru. Dengan masuknya Bukopin ke KB, menjadi market baru untuk DPK. Yaitu penetrasi market baru Korean community. "Ke depan bank akan fokus dengan beberapa deposan kami yang sangat setia," pungkasnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Saham Bukopin Melesat 21,43% Dalam Sehari, Ini Prospeknya


(dob/dob)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading