Uji Nyali BI Jilid IV: Bunga Acuan Dipangkas Lagi? Apa Bisa?

Market - Putu Agus Pransuamitra & Anthony Kevin, CNBC Indonesia
24 October 2019 06:42
Tim Riset CNBC Indonesia akan memberikan proyeksi terkait dengan hasil dari RDG BI.

Jakarta, CNBC Indonesia - Pekan ini termasuk pekan yang sibuk bagi pasar keuangan tanah air. Sepanjang pekan ini, pelaku pasar cukup gencar melakukan aksi beli di pasar saham, pasar obligasi. Tak ketinggalan, aksi beli juga dilakukan atas rupiah.

Secara total dalam tiga perdagangan pertama di pekan ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selaku indeks saham acuan utama di Indonesia naik 1,06%, imbal hasil (yield) obligasi pemerintah seri acuan tenor 10 tahun turun 5,2 basis poin (bps), dan rupiah menguat 0,81% di pasar spot melawan dolar AS.


Sebagai informasi, pergerakan yield obligasi berbanding terbalik dengan harganya. Ketika yield turun, berarti harga sedang naik. Sebaliknya, ketika yield naik, berarti harga sedang turun.


Sentimen domestik banyak mendominasi perdagangan di pekan ini. Pada hari Minggu (20/10/2019), Joko Widodo (Jokowi) resmi mengemban periode keduanya sebagai presiden pasca dilantik di Gedung MPR/DPR RI. Ditemani wakilnya yang baru yakni Ma'ruf Amin, Jokowi akan kembali menjadi nahkoda Indonesia selama lima tahun ke depan.

Jokowi mengatakan bahwa pengumuman terkait kabinet yang akan mendampinginya di periode dua akan dilakukan pada Senin pagi (21/10/2019). Jokowi memberikan bocoran bahwa kabinet barunya akan diramaikan oleh wajah-wajah baru. Hal tersebut dikemukakan Jokowi saat memberikan keterangan pers sebelum bertolak ke Gedung MPR/DPR RI untuk dilantik.

"Besok dilihat. [...] Masih banyak [muka lama], tapi yang baru lebih banyak," kata Jokowi di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Minggu (20/10/2019).

Namun ternyata, pengumuman kabinet baru diundur hingga hari Rabu (23/10/2019). Pada hari Senin (21/10/2019) dan Selasa (22/10/2019), Jokowi justru masih sibuk melakukan seleksi menteri.

Barulah kemarin Jokowi mengumumkan sekaligus melantik menteri-menteri pilihannya. Di kabinet periode dua Jokowi, terdapat beberapa nama profesional seperti Pendiri Gojek Nadiem Makarin, CEO NET Wishnutama, serta Pendiri Mahaka Group Erick Thohir. Nadiem didapuk menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Erick Thohir sebagai Menteri BUMN, dan Wishnutama sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Di sisi lain, nama-nama lama yang memiliki rekam jejak oke di periode satu pemerintahan Jokowi masih dipertahankan, Sri Mulyani misalnya. Sri Mulyani akan kembali menjabat sebagai menteri keuangan di periode dua Jokowi. Selain Sri Mulyani, Basuki Hadimuljono selaku menteri PUPR di periode satu Jokow kembali dipercaya untuk memegang posisi yang sama di periode dua.

Formasi kabinet yang dinamakan Kabinet Indonesia Maju tersebut diharapkan akan membawa perekonomian Indonesia semakin baik di masa depan.

Namun, pelaku pasar belum bisa bernafas lega. Pasalnya, masih ada sentimen domestik yang perkembangannya harus dikawal karena bisa mempengaruhi kinerja pasar keuangan tanah air dengan signifikan. Sentimen yang dimaksud adalah gelaran Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI).

Kemarin, RDG BI untuk periode Oktober 2019 dimulai dan dijadwalkan berakhir pada hari ini (24/10/2019), diikuti oleh pengumuman tingkat suku bunga acuan.

Konsensus yang dihimpun CNBC Indonesia memperkirakan BI 7-Day Reverse Repo Rate akan dipangkas sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5%. Jika benar terealisasi, maka akan menandai pemangkasan tingkat suku bunga acuan selama empat bulan beruntun.

Dari sebanyak 14 ekonom yang masuk ke dalam pembentukan konsensus, sebanyak 10 memperkirakan bahwa tingkat suku bunga acuan akan dipangkas sebesar 25 bps, sementara sebanyak empat ekonom memperkirakan bahwa tingkat suku bunga acuan tak akan diutak-atik oleh bank sentral.

Tim Riset CNBC Indonesia akan memberikan proyeksi terkait dengan hasil dari RDG BI. 

BERLANJUT KE HALAMAN 2 - > The Fed Akan Pangkas Bunga Lagi Bulan Ini?

The Fed Akan Pangkas Bunga Lagi Bulan Ini?
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading