Internasional

Tuding AS Provokator Hong Kong, China Batasi Visa Warga

Market - Wangi Sinintya Mangkuto, CNBC Indonesia
10 October 2019 15:20
Tuding AS Provokator Hong Kong, China Batasi Visa Warga Foto: Protes Hong Kong Bentrok dengan Polisi Kembali Berlanjut pada 15 September 2019 (REUTERS/Jorge Silva)
Jakarta, CNBC Indonesia - China sedang bakal memperketat pemberian visa bagi warga negara AS. Terutama yang memiliki hubungan dengan kelompok-kelompok anti-China.

Kementerian Keamanan Publik China tengah menggodok aturan untuk membatasi siapa pun yang dipekerjakan atau disponsori oleh badan intelijen dan kelompok hak asasi manusia AS untuk melakukan perjalanan ke China.


"Ini bukan sesuatu yang ingin kami lakukan, tetapi kami sepertinya tidak punya pilihan," kata sebuah sumber sebagaimana dilansir dari CNBC Internasional, Kamis (10/10/2019).


China akan menyusun daftar orang-orang yang terkait dengan militer AS, CIA dan kelompok hak asasi manusia. Termasuk badan atau organisasi yang telah lebih dahulu masuk ke daftar hitam (blacklist) oleh China.

Beijing khawatir bahwa AS dan sejumlah negara menggunakan beberapa organisasi untuk menghasut dan mengompori protes anti-pemerintah di China dan Hong Kong. Ini juga langkah balasan atas pembatasan visa yang dilakukan AS terhadap para pejabat dan peneliti China, Selasa (8/9/2019).


"Rencana itu dibicarakan oleh petugas polisi senior selama beberapa bulan terakhir tetapi lebih mendesak dilakukan setelah melihat apa yang terjadi dengan demo Hong Kong dan larangan visa AS pada pejabat China," katanya lagi.

Namun sayangnya, Imigrasi Nasional China, yang beroperasi di bawah Kementerian Keamanan Publik, belum mau berkomentar. Selain membatasi visa pejabat China, sebelumnya AS bahkan memblacklist 28 perusahaan China di AS.

Saat ini, AS dan China sebenarnya tengah melakukan negosiasi untuk membahas masalah perdagangan kedua negara. Rencananya pembicaraan akan dilakukan dari Kamis ini hingga Jumat (11/10/2019).

Memanasnya politik kedua negara diperkirakan akan membawa dampak buruk pada perundingan dagang ini. Banyak yang pesimis kesepakatan akan terjadi.

[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading