Pantas Saja Harga Emas Terbang Lagi, Ini Sentimen Pemicunya!

Market - Putu Agus Pransuamitra, CNBC Indonesia
08 October 2019 21:27
Pantas Saja Harga Emas Terbang Lagi, Ini Sentimen Pemicunya!
Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas dunia kembali melesat pada perdagangan Selasa (8/10/19), membalikkan pelemahan Senin kemarin.

Pada pukul 21:16 WIB, emas diperdagangkan di level US$ 1.504,28/troy ons, menguat 0,73% di pasar spot, melansir data Refinitiv. Sebelumnya logam mulai ini sempat menguat 1% ke level US$ 1.508,31/troy ons, membalikkan pelemahan 0,73% kemarin.

Jelang perundingan dagang Amerika Serikat (AS) dengan China pada 10-11 Oktober di Washington, sentimen pelaku pasar menjadi campur-aduk.




Sebelumnya sempat muncul optimisme akan adanya kesepakatan dagang kedua negara setelah satu tahun lebih saling balas menaikkan bea impor. Namun, kini optimisme tersebut mulai memudar.

CNBC International mengutip South China Morning Post, mewartakan China menurunkan ekspektasi akan adanya kesepakatan dagang dengan AS. Harian tersebut mengatakan Wakil Perdana Menteri China, Liu He, yang akan memimpin delegasi China tidak mendapat instruksi khusus dari Presiden Xi Jinping.

Selain itu, pada Senin kemarin AS menambah daftar perusahaan yang di-blacklist, termasuk di dalamnya perusahaan yang bergerak di bidang artificial intelligence (AI) China. Kementerian Luar Negeri China akhirnya berkomentar "tetap pantau" untuk pembalasan tindakan AS tersebut.



Akibat memudarnya harapan akan adanya kesepakatan dagang, selera terhadap risiko (risk appetite) pelaku pasar kembali memburuk, bursa saham AS kembali mengalami aksi jual. Efeknya bisa ditebak, investasi kembali mengalir ke aset aman (safe haven) seperti emas, harganya pun melesat.

Selain bursa saham AS, bursa Eropa juga mengalami aksi jual akibat kabar proposal Brexit yang diajukan Perdana Menteri (PM) Inggris, Boris Johnson akan ditolak.

CNBC International mengutip beberapa media kini ramai memberitakan jika perundingan Brexit antara Inggris dan Uni Eropa kini menuju kegagalan. Sky News melaporkan Kanselir Jerman, Angela Merkel, sudah menyampaikan kepada Perdana Menteri (PM) Inggris, Boris Johnson, jika deal Brexit untuk saat ini "sangat tidak mungkin".

Sementara itu BBC mengutip sumber pemerintah Inggris yang mengatakan pihak Uni Eropa tidak menunjukkan keinginan sedikitpun untuk membahas proposal Brexit sejak diajukan PM Johnson. Akibat aksi jual di bursa AS dan Eropa tersebut, emas mendapat tenaga baru lagi untuk menguat.

TIM RISET CNBC INDONESIA 


(pap/pap)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading