Internasional

Awas, Eropa Terancam Masuk "Lost Decade"

Market - Sefti Oktarianisa, CNBC Indonesia
08 October 2019 07:05
Eropa terancam memasuki periode stagnansi ekonomi berkepanjangan
Jakarta, CNBC Indonesia - Eropa terancam memasuki periode stagnansi ekonomi berkepanjangan. CEO perusahaan investasi Blackstone, Stephen Schwarzman, bahkan memprediksi Eropa bisa mengalami "lost decade" segera jika pemerintahannya tidak melakukan belanja fiskal.

Pasalnya suku bunga negatif European Central Bank (ECB) yang selama ini menjadi "obat mujarab" sudah tidak lagi efektif. Karenanya stimulus fiskal sangat diperlukan Eropa, terutama bagi Jerman yang menjadi ekonomi terkuat di Eropa saat ini.


Negara ini terancam jurang resesi. Bahkan data Kementerian Ekonomi Jerman yang rilis Senin (7/10/2019) memperlihatkan kontrak penurunan barang manufaktur Jerman hingga 0,6%, atau lebih tinggi dari perkiraan ekonom yang disurvei Reuters 0,3%.


Suku bunga negatif yang kini berlaku di Eropa akan mempersulit lembaga keuangan untuk menghasilkan uang. "Alasan yang penting adalah jika lembaga itu tidak menghasilkan uang, mereka tidak dapat menambah modal," katanya dalam acara Squawk Box Europe CNBC International.

Situasi "lost decade ini" pernah juga dialami Jepang. Bahkan pertumbuhan negara sakura itu pernah stagnan dua dekade, yakni 1991-2000 dan 2001-2010. Sejumlah ekonom pun memberi gelar "The lost 20 Years" pada ekonomi Jepang.

"Ekonomi Jepang, tidak tumbuh dan membeku. Itu bukan hal yang baik bagi orang-orang," tegasnya.






(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading