Tunggu Hasil Rapat ECB pada Hari Kamis, Euro Mundur Teratur

Market - Putu Agus Pransuamitra, CNBC Indonesia
10 September 2019 21:00
Tunggu Hasil Rapat ECB pada Hari Kamis, Euro Mundur Teratur

Jakarta, CNBC Indonesia - Mata uang euro melemah melawan dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (10/9/19). European Central Bank (ECB) yang akan mengumumkan kebijakan moneter Kamis (12/9/19) membuat para trader mundur dulu untuk memegang euro, apalagi ECB diprediksi akan memberikan stimulus moneter di pekan ini.

Pada pukul 20:20 WIB, euro diperdagangkan di level US$ 1,1037 atau melemah 0,08% di pasar spot, melansir data Refinitiv. Pada perdagangan Senin kemarin, mata uang 19 negara ini masih mampu menguat 0,17%.

Para trader melihat adanya probabilitas sebesar 72% ECB akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) Kamis nanti, melansir laporan Reuters. Beberapa analis juga memprediksi bank sentral pimpinan Mario Draghi ini akan kembali mengaktifkan program pembelian aset (obligasi dan surat berharga) atau yang dikenal dengan quantitative easing.

Tingginya probabilitas tersebut membuat euro diprediksi tidak akan mengalami pergerakan besar jika ECB memangkas suku bunga 20 bps.

"Para pengamat ECB yakin akan pemangkasan suku bunga 20 bps, dan potensi kejutan (untuk euro) akibat pemangkasan tersebut tidak akan besar" kata Esther Maria Reichelt, analis dari Commerzbank sebagaimana dilansir Reuters.

Meski demikian, Hedge Fund sudah ramai-ramai menambah posisi jual (short) euro. Masih menurun Reuters, posisi short euro mencapai US$ 6,74 miliar pada 3 September, menjadi yang tertinggi dalam satu bulan terakhir, meski tidak sebesar di bulan April.

Sepekan setelah ECB, giliran bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) yang akan mengumumkan kebijakan moneter. The Fed juga diprediksi akan memangkas suku bunga sebesar 25 bps.


Berdasarkan piranti FedWatch milik CME Group malam ini, pelaku pasar melihat probabilitas sebesar 91,2% The Fed akan memangkas suku bunga menjadi 1,75%-2% pada Kamis (19/9/19) pekan depan.

Bank sentralnya sama-sama diprediksi akan memangkas suku bunga, membuat euro vs dolar belum banyak bergerak dalam empat hari perdagangan terakhir.

TIM RISET CNBC INDONESIA 


(pap/pap)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading