PTPP Mau Tambah Utang Lagi via Obligasi Rp 2,35 T

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
20 August 2019 17:54
Nilai penerbitannya direncanakan maksimal mencapai Rp 850 miliar
Jakarta, CNBC IndonesiaPT PP Tbk (PTPP) tengah menyiapkan penerbitan obligasi bunga abadi (perpetual bond) yang rencananya akan diterbitkan di akhir tahun ini atau awal tahun depan. Nilai penerbitannya direncanakan maksimal mencapai Rp 850 miliar

Direktur Keuangan PP Agus Purbianto mengatakan perusahaan masih memiliki ijin penerbitan perpetual dengan nilai tersebut, setelah sebelumnya diberikan ijin senilai Rp 1 triliun dan baru direalisasikan sebesar Rp 150 miliar.

"Perpetual tu gini sekarang tu ada satu sekuritas yang bagaimana dia akan mem-package dengan jualan Rp 10 ribu per unitnya. Nanti dibikin banyak, untuk ritel. Size-nya sedapatnya, izinnya masih Rp 850 miliar," kata Agus di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (20/8/2019).

Adapun sekuritas yang akan bekerja sama dengan perusahaan sebagai penjamin emisi efek adalah PT PT Nusantara Capital Sekuritas.


Dia menjelaskan, penerbitan obligasi ini ditujukan untuk merelaksasi balance sheet perusahaan, sebab dana yang diperoleh dari obligasi ini akan dibukukan di pos ekuitas, tidak dianggap sebagai utang.

Meski demikian obligasi ini memiliki tingkat bunga yang lebih tinggi ketimbang obligasi konservatif.

Tak hanya perpetual, PP juga akan menerbitkan obligasi biasa senilai Rp 1,5 triliun untuk membiayai kebutuhan pengembangan investasi perusahaan di bidang energi dan sistem pengelolaan air minum (SPAM).

Disamping itu, dia juga menilai tahun depan pembangunan infrastruktur masih akan masif. Untuk itu perusahaan masih membutuhkan pendanaan untuk melakukan diversifikasi produk, investasi dan ekspansi hingga ke luar negeri.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan semester I-2019, total nilai liabilitas PTPP mencapai Rp 37,10 triliun, dimana nilai utang jangka pendek mencapai Rp 26,49 triliun. Jika penerbitan obligasi tersebut, maka jumlah utang perseroan akan bertambah.
(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading