PTPP Fokus Turunkan Utang & Naikkan Pendapatan

Market - Rahajeng Kusumo Hastuti, CNBC Indonesia
09 April 2021 19:11
Sambut Kebangkitan Sektor Infra, PTPP Perkuat Struktur Keuangan (CNBC Indonesia TV)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT PP (Persero) Tbk (PTPP) menargetkan compound annual growth rate (CAGR) revenue mencapai 16% dan net income 13% untuk lima tahun mendatang. Perusahaan akan mengakselerasi bisnis konstruksi, properti, non-properti dan bisnis anak usaha, terutama setelah dengan momentum perbaikan di 2021.

Direktur Utama PTPP Novel Arsyad fokus perusahaan adalah meningkatkan nilai tambah dan mencapai keuangan perusahaan yang sehat. Untuk jangka panjang, PTPP juga diharapkan bisa unggul di sektor yang telah diakselerasi.

"Untuk konstruksi sudah ada semacam cluster champion yang ditetapkan oleh Kementerian BUMN yakni pelabuhan, renewable power, dan airport yang akan diakselerasi hingga 5 tahun ke depan. Tentunya ada KPI di 2025 terlihat CAGR-nya seperti apa," kata Novel kepada CNBC Indonesia, Jumat (09/04/2021).


Selain itu, kekuatan di core bisnis yakni infrastruktur menurutnya juga tidak boleh dilupakan. Novel menegaskan perusahaan akan menjaga bisnisnya di segmen gedung dan infrastruktur.

"Kami juga akan memetakan sektor mana saja yang perlu manajemen risiko yang lebih detail, sehingga kami tidak masuk ke pasar yang salah. Sehingga pasar itu bisa menghasilkan pendapatan buat kami," kata dia.

Segmen properti yang tengah mengalami tekanan berat di masa pandemi, PTPP melakukan scale down dan berbalik untuk melakukan strategi yang berbeda. Sementara untuk perusahaan anak, PTPP berupaya agar program yang dijalankan tetap terhubung dengan induk perusahaan dan bisa berperan sebagai pendukung ataupun sumber pendapatan.

"Nanti CAGR dari sisi revenue 16%, kemudian untuk area net income kami juga naik 13%, dan juga dari sisi capex. Turunannya pasti ke angka-angka. Kondisi keuangan yang sehat yang bisa men-support kinerja kita, dan kondisi keuangan kami cukup baik untuk eksekusi rencana kami," kata Novel.

Dalam kesempatan yang sama Direktur Keuangan & Manajemen Risiko PTPP (Persero), Agus Purbianto mengatakan untuk mencapai target-target tersebut harus dipastikan kontribusinya. Apalagi kondisi saat ini cukup menantang, karena seperti perusahaan BUMN Karya yang lainnya, rasio utang perusahaan sudah cukup tinggi.

"Salah satu program kami untuk melakukan penurunan utang secara bertahap. Kalau rasio utang overall masih terbatas manageable, jadi covenant yang ditetapkan kreditur masih oke," kata dia.

[Gambas:Video CNBC]




(yun/yun)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading