Harga Emas Boleh Turun, Tapi Sinyal Menguat Masih Kencang!

Market - Putu Agus Pransuamitra, CNBC Indonesia
12 August 2019 12:29
Analisis Teknikal

Analisis Teknikal

Sejak mencapai US$ 1.510/troy ons pada Rabu pekan lalu, emas belum lagi mencapai level tersebut alias membentuk lower high atau level tertinggi harian yang semakin menurun. Jika hal tersebut terus terjadi, emas akan berada dalam fase koreksi. Diperlukan setidaknya penembusan di atas US$ 1.508/troy ons agar membuka peluang kenaikan emas lebih lanjut. 

Emas Dunia Melemah, Tapi Tanda Bakal Menguat Masih BanyakFoto: investing.com

Melihat grafik harian, emas yang disimbolkan XAU/USD masih bergerak di atas rerata pergerakan (Moving Average/MA) MA 8 hari (garis biru), dan MA 21 hari (garis merah), dan atas MA 125 hari (garis hijau). 

Indikator rerata pergerakan konvergen divergen (MACD) di wilayah positif dan bergerak naik, histogram juga di area positif. Indikator ini memberikan gambaran peluang penguatan emas dalam jangka menengah.


Emas Dunia Melemah, Tapi Tanda Bakal Menguat Masih BanyakGrafik: Emas (XAU/USD) 1 Jam
Sumber: investing.com

Pada time frame 1 jam, emas bergerak di kisaran MA 8, dan MA 21 namun masih di atas MA 125. Indikator stochastic bergerak turun dan berada di wilayah jenuh jual (oversold). Indikator terakhir tersebut membuka peluang emas kembali menguat selama tidak menembus support (tahanan bawah) US$ 1.494. 

Sementara jika support ditembus emas berpotensi turun ke area US$ 1.490/troy ons. Aksi profit taking akan semakin kuat jika emas menembus ke bawah US$ 1.490/troy ons dan berpotensi membawa harga ke US$ 1.484/troy ons. 

Sementara selama bertahan di atas support, emas berpeluang niak kembali ke area US$ 1.500/troy ons. Berlanjutnya penguatan akan membawa emas menguji kembali level US$ 1.508/troy ons.

Seperti disebutkan sebelumnya, hanya penembusan di atas US$ 1.508/troy ons yang akan membuka peluang berlanjutnya kenaikan emas. Target terdekat ke area US$ 1.515/troy ons. 


TIM RISET CNBC INDONESIA 


(pap/pap)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading