Laba Melesat 27%, Ini Alasan Asing Borong Saham Telkom

Market - Dwi Ayuningtyas, CNBC Indonesia
31 July 2019 13:20
TLKM membuktikan dapat beranjak dari keterpurukan yang dicatatkan tahun lalu.
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), market leader di industri telekomunikasi, mulai menorehkan kinerja keuangan yang memuaskan dimana laba bersih tumbuh dua digit. Tampaknya inilah sentimen yang mendorong perseroan

TLKM membuktikan dapat beranjak dari keterpurukan yang dicatatkan tahun lalu. Sepanjang semester pertama tahun ini, total pendapatan perusahaan tumbuh 7,73% secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi Rp 69,35 triliun, dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 64,37 triliun.


Apabila ditilik dari segmen operasi, maka segmen mobile masih membukukan kontribusi tertinggi, yakni sebesar Rp 45,1 triliun atau tumbuh 5,54%. Kemudian disusul oleh segmen enterprise sebesar Rp 21,87 triliun (6,94% YoY), dan segmen WIB senilai Rp 14,04 triliun (11,98% YoY).


Untuk diketahui segmen WIB menyediakan jasa interkoneksi, sewa sirkit, satelit, VSAT, broadband access, teknologi informasi, data dan jasa internet yang diberikan ke operator telekomunikasi lainnya dan pelanggan internasional.

Sementara itu, jika dilihat dari segi sumber pendapatan, pendapatan jaringan mencatatkan pertumbuhan paling tinggi mencapai 43,43% YoY ke level Rp 938 miliar. Kemudian pendapatan interkoneksi yang melesat 39,65% menjadi Rp 3,3 triliun, dan pendapatan data yang naik 17,6% YoY menjadi Rp 44,23 triliun.

Lebih lanjut, kinerja keuangan perusahaan makin cemerlang karena pos pendapatan lainnya meroket 102,07% secara tahunan menjadi Rp 976 miliar di semester I-2019, dari Rp 483 miliar di semester I-2018.

Selain itu, bottom line perusahaan memiliki ruang yang lebih besar untuk tumbuh seiring dengan penurunan yang dicatatkan pada bos beban operasional jaringan dan beban karyawan yang masing-masing terkoreksi 0,42% YoY dan 7,78% YoY.

Dengan peningkatan yang dicatatkan pada pos pemasukan, dan tertekannya pos beban TLKM, alhasil pada paruh pertama tahun ini, perusahaan berhasil mencatatkan kenaikan laba bersih mencapai 27,36% secara tahunan.

Keuntungan yang diperoleh TLKM dalam enam bulan pertama tahun ini mencapai Rp 11,08 triliun dari sebelumnya Rp 8,7 triliun di semester I-2018. Alhasil, marjin bersih yang dicatatkan perusahaan tumbuh dari 13,51% menjadi 15,98%.

Jika ditelusuri lebih dalam, total keuntungan kuartal II 2019 TLKM melesat 65,77% YoY menjadi Rp 4,85 triliun dari Rp 2,96 triliun pada kuartal II-2018. Sedangkan, pada kuartal pertama laba bersih perusahaan hanya naik 8,55% secara tahunan (YoY) menjadi Rp 6,22 triliun.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kinerja kuartal II-2019 yang cemerlang membantu mendongkrak performa keuangan perusahaan di semester I-2019.

Inilah yang membuat investor asing banyak melakukan akumulasi beli saham Telkom dari awal tahun. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, total net buy (beli bersih) saham Telkom oleh investor asing mencapai Rp 3,08 triliun.

Sementara itu, harga saham perseroan pada periode yang sama tercatat mengalami peningkatan 13,6%.

Telkom Bagi 90% Laba Jadi Dividen
[Gambas:Video CNBC]

TIM RISET CNBC INDONESIA
Artikel Selanjutnya

Perhatian! Saham Telkom Reli & Tertinggi Sejak Awal 2018


(dwa/dwa)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading