Roundup

Beban Berat Krakatau, Laba Bank Permata Meroket!

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
30 July 2019 08:11
Aksi korporasi dan laporan keuangan.
Jakarta, CNBC Indonesia - Sempat dibuka menguat 0,18% ke level 6.336,85, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin kemarin (29/7/2019) langsung berbalik arah ke zona merah. Selepas itu, IHSG tak pernah lagi merasakan manisnya zona hijau. Per akhir sesi dua, IHSG melemah 0,41% ke level 6.299,04.

Kinerja IHSG senada dengan seluruh bursa saham utama kawasan Asia yang sedang kompak ditransaksikan melemah: indeks Nikkei turun 0,19%, indeks Shanghai melemah 0,12%, indeks Hang Seng jatuh 1,03%, indeks Straits Times terkoreksi 0,65%, dan indeks Kospi berkurang 1,78%.

Salah satu sentimen pasar pada pekan ini ialah earnings season alias musim laporan keuangan. Beberapa emiten sudah merilis laporan keuangan semester I-2019, berikut di antaranya.


1. Penjualan Naik Tipis, Laba Sampoerna Tumbuh 10% ke Rp 6,7 T
PT HM Sampoerna Tbk (HMSP)mengantongi kenaikan laba bersih sepanjang semester I-2019 mencapai 10,74% secara year on year (YoY). Nilai laba perusahaan pada periode tersebut sebesar Rp 6,77 triliun, naik dari Rp 6,11 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Nilai laba per saham juga ikut naik menjadi Rp 58/saham dari sebelumnya senilai Rp 53/saham.

2. Jual BBM Seret, Laba AKRA Anjlok 65,14%
PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) mencatatkan penurunan laba yang sangat tajam sepanjang periode enam bulan tahun ini dibanding tahun lalu.

Secara year on year (YoY) laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat turun 65,14%.
Berdasarkan laporan keuangan perseroan, laba ini berjumlah senilai Rp 377,81 miliar di akhir Juni 2019 lalu. Turun tajam dari periode yang sama tahun sebelumnya yang senilai Rp 1,13 trilun.


3. Bikin Anak Usaha, Gudang Garam Masuk Sektor Konstruksi
Perusahaan rokok PT Gudang Garam Tbk (GGRM) mendirikan anak usaha baru yakni PT Surya Kerta Agung yang bergerak di bidang pembangunan, peningkatan, pemeliharaan dan perbaikan jalan, jalan raya dan jalan tol.

4. Beban Berat Krakatau Steel, Menteri Rini Lepas Tangan
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menyerahkan permasalahan yang dialami PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) kepada manajemen perusahaan. Persoalan KRAS saat ini terutama berkaitan dengan upaya perusahaan dalam merestrukturisasi utang hingga Rp 30 triliun.


5. Jaringan Eror, Bank Mandiri: 90% Nasabah Kembalikan Uang
PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mencatat setidaknya ada 2.600 nasabah yang sudah melakukan penarikan sejumlah uang terkait sistem yang sempat eror pekan lalu.

Terkait hal itu pula, Direktur Bisnis Kecil dan Jaringan Bank Mandiri, Hery Gunardi memastikan jika gangguan tersebut tak ada hubungannya dengan hacker atau atau kejahatan dalam dunia digital.

6. Laba Cuma Naik 4,5%, Saham Produsen Bir Bintang Terkoreksi
Emiten produsen minuman beralkohol, PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) masih mencatatkan pertumbuhan kinerja pada triwulan kedua tahun ini, meksipun hanya tumbuh single digit.

Mengacu laporan keuangan perusahaan yang belum diaudit, pendapatan perusahaan dengan kode saham MLBI ini mencapai Rp 1,55 triliun, naik 5,07% dari periode sama tahun sebelumnya Rp 1,47 triliun.


7. Rugi Kredit Anjlok, Laba Bank Permata Ngacir 146,29%
PT Bank Permata Tbk (BNLI) membukukan kinerja yang cemerlang pada semester pertama tahun ini. Laba bersih perusahaan melesat lebih dari dua kali lipat atau 146,29% secara tahunan (year-on-year/YoY).

8. Semester I-2019 Laba Tumbuh 21%, Saham PWON Melesat 5,22%
Pada perdagangan hari ini (29/7/2019), harga saham PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) ditutup melesat 5,22% ke level Rp 705/unit saham dan menjadikan perusahaan masuk dalam daftar top gainers.

Sepanjang semester I-2019, laba bersih perusahaan mampu melesat hingga 20,89% secara tahunan (year-on-year/YoY), meskipun total pemasukan perusahaan hanya tumbuh kurang dari 5% YoY.

Hingga akhir Juni 2019, PWON berhasil mengantongi keuntungan sebesar Rp 1,37 triliun, dari periode yang sama tahun lalu senilai Rp 1,13 triliun.

9. Demi Efisiensi, Emiten Logistik Ini Masuk Sistem Blockchain
Emiten logistik dan transportasi PT Dewata Freightinternational Tbk (DEAL) tengah menyiapkan sistem e-logistic dengan sistem blockchain untuk memperkuat bisnisnya. Sejak 2018, emiten berkode saham DEAL ini telah menggunakan sistem blockchain dan memberikan tingkat efisiensi hingga 15%.

10. Diborong Saratoga Rp 1 T, Saham TBIG Malah Ditutup Anjlok!
Harga saham emiten menara telekomunikasi PT Tower Bersama Infrastucture Tbk (TBIG) ditutup amblas hingga 2,03% pada perdagangan Senin ini (29/7/2019) kendati pekan lalu saham perusahaan ini dibeli hingga Rp 1,08 triliun oleh PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG).


(tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading