IHSG Anjlok 6,16%, Ini 5 Saham Paling Cuan Sepekan

Market - Putu Agus Pransuamitra, CNBC Indonesia
18 May 2019 16:05
IHSG Anjlok 6,16%, Ini 5 Saham Paling Cuan Sepekan
Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memang anjlok 6,16% di pekan ini akibat eskalasi perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan China, ditambah fundamental dalam negeri yang juga kurang bagus.

Namun tidak semua emiten mencatat kinerja negatif, masih ada beberapa yang membukukan kinerja bagus. Berikut lima saham yang paling cuan sepanjang pekan ini.

1. PT Bliss Properti Indonesia Tbk (POSA)


Baru melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 Mei lalu, saham PT Bliss Properti Indonesia Tbk (POSA) langsung melesat di pekan ini. POSA menjadi emiten ke-11 yang yang mencatatkan saham perdananya di BEI pada tahun ini.


Dalam lima hari perdagangan pekan ini POSA melesat 81,89% ke level Rp 462/saham. POSA dimiliki pengusaha Benny Tjokrosaputro, bergerak Sektor Property, Real Estate and Building Construction dan bergerak pada Sub Sektor Property and Real Estate.

PT Bliss Properti Indonesia juga merupakan pengelola pusat perbelanjaan seperti Ambon City Center dan beberapa pusat perbelanjaan lainnya di Kota Ponorogo, Lombok, Tanjung Pinang dan Jambi.


2. PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE)

Saham FIRE sedang on fire di pekan ini, melesat 65,36% ke Rp 11.575/saham. Namun emiten batu bara ini akhirnya masuk pengawasan khusus Bursa Efek Indonesia (BEI) karena terjadi peningkatan harga dan aktivitas saham yang di luar kebiasaan (unusual market activity/UMA).

Harga saham perusahaan ini sempat meroket 78,57%, di mana jika ditilik lebih detail, harga saham FIRE mulai melesat sejak 14 Mei 2019.

Salah satu faktor utama yang mendorong pelaku pasar berburu emiten batu bara tersebut dikarenakan pada tanggal 14 Mei Morgan Stanley (MS) mengumumkan akan memasukkan saham FIRE ke dalam daftar indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) Small Cap.

3. PT Meta Epsi Tbk. (MTPS)

Saham MTPS menguat 46,40% ke Rp 915/saham. PT Meta Epsi Tbk. merupakan emiten ke-8 yang mencatatkan sahamnya di BEI tahun 2019, tepatnya pada 10 April lalu.

Berdasarkan website resmi perusahaan, Meta Epsi menjalankan bisnis Engineering, Procurement & Construction (EPC). Jenis EPC yang dilakukan antara lain di bidang pembangkit listrik dan industri, transmisi, distribusi, minyak dan gas serta infrastruktur.

MTPS juga masuk pengawasan khusus Bursa Efek Indonesia (BEI) karena terjadi peningkatan harga dan aktivitas saham yang di luar kebiasaan (unusual market activity/UMA) pada 30 April lalu.

4. PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS)

Emiten real estate ini mencatat kenaikan harga saham 45,49% ke Rp 270/saham di pekan ini. Pada perdagangan Selasa (14/5/19) lalu, saham SOTS mengalami batasan penghentian perdagangan otomatis (auto rejection), ketika sahamya melesar 25% ke level Rp 310/saham. 

Auto rejection terjadi ketika harga saham mengalami kenaikan atau penurunan secara signifikan. Berdasarkan Surat Keputusan Direksi BEI Kep-00096/BEI/08-2015 tentang Perubahan Batasan Auto Rejection dirinci bahwa batasan auto rejection dibagi dalam tiga kelompok:

Saham dengan rentang harga Rp 50-Rp 200 batasan auto rejection35%
Saham dengan rentang harga Rp 200-Rp 5.000 batasan auto rejection 25%.
Saham dengan Rp 5.000 ke atas batasan auto rejection 20%

5. PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS)

KIOS menjadi perusahaan lima besar terakhir yang paling cuan pekan ini setelah harga sahamnya menguat 35% menjadi Rp 675/saham. Kioson adalah startup pertama yang tercatat di papan perdagangan BEI pada tanggal 5 Oktober 2017

Didirikan pada tanggal 29 Juni 2015 dan mulai beroperasi komersial pada bulan Agustus 2015, Kioson merupakan perusahaan teknologi yang menyediakan perangkat lunak dan perangkat keras platform untuk membantu Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia melalui sistem kemitraan yang disebut Kioson Cash Point.

Dalam melakukan kegiatan perekrutan mitra bisnis dan/atau pengumpulan hasil transaksi dari mitra bisnis Perusahaan bekerjasama dengan pihak ketiga, yang disebut Kioson Corporate Corespondence.

TIM RISET CNBC INDONESIA



(pap/pap)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading