Tahun Depan, Emiten Mini Bisa Masuk Bursa di Papan Akselerasi

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
17 May 2019 11:21
Tahun Depan, Emiten Mini Bisa Masuk Bursa di Papan Akselerasi
Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mempersiapkan adanya papan pencatatan baru yakni Papan Akselerasi yang dikhususkan mengakomodasi perusahaan skala kecil hingga menengah untuk bisa mencatatkan sahamnya di Bursa.

Dengan demikian, nantinya akan ada tiga papan pencatatan yakni Papan Utama, Papan Pengembangan, dan Papan Akselerasi. Menariknya, papan baru ini justru dikhususkan untuk menggaet minat investor profesional dan institusi dengan aturan yang lebih ketat dibanding dua papan perdagangan lain.

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Laksono Widodo mengatakan Bursa masih merampungkan aturan mengenai papan perdagangan baru ini. Sebab, nantinya perdagangannya akan berbeda.



"Berbeda nanti lebih kecil auto rejection-nya, lebih kecil baik di perdagangan reguler dan listing. Kita berharap market lebih kayak showcase [lemari kaca], [jadi] tidak diharapkan orang aktif trading di sana, lebih ke private equity dan investor profesional dan institusi," kata Laksono di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (17/7).

Menurut dia, perdagangan di Papan Akselerasi ini akan menjadi lebih ketat ketimbang dua papan perdagangan lainnya. Bursa bahkan akan mengatur fraksi harga yang lebih kecil dari yang sudah ada saat ini.

"Bursa siapkan papan berbeda. [Setidaknya] tahun depan," kata dia.

Pengembangan papan pencatatan baru ini sejalan dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 53 /POJK.04/2017 tentang Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum dan Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu
oleh Emiten dengan Aset Skala Kecil atau Emiten dengan Aset Skala Menengah dan Belum Dapat Memenuhi Persyaratan di Papan Pengembangan.

Papan ini nantinya ditujukan untuk mencatatkan saham dari emiten dengan aset skala kecil atau emiten dengan aset skala menengah.

Sebagai perbedaan, di Papan Pengembangan calon emiten tercatat boleh mencatatkan rugi usaha, sementara di Papan Utama si calon emiten mesti mencetak laba usaha minimal 1 tahun terakhir.

Tahun Depan, Emiten Mini Bisa Masuk Bursa di Papan AkselerasiFoto: Papan Utama dan Papan Pengembangan/gopublic.idx.co.id

Untuk permodalan, di Papan Utama modal perusahaan atau aset berwujud bersih (net tangible asset) minimal di atas Rp 100 miliar, sementara di Papan Pengembangan boleh minimal Rp 5 miliar.

Laporan keuangan audit harus minimal 3 tahun di mana 2 tahun mendapat opini Wajar Tanpa Modifikasian (WTM), sementara di Papan Pengembangan audit 
minimal 12 bulan dan 1 tahun dapat opini WTM. (tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading