IHSG Tertekan, Sabar! Ini Nasihat BEI Berinvestasi Saham

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
16 May 2019 14:22
Koreksi IHGS dipicu oleh sentimen negatif baik dari dalam maupun luar negeri.
Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai pelemahan yang terjadi pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama empat hari terakhir masih dalam kondisi yang normal. Koreksi IHGS dipicu oleh sentimen negatif baik dari dalam maupun luar negeri.

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Laksono Widodo mengatakan kondisi market menjadi kurang baik karena kondisi yang kurang berpihak saat ini.

"Memang kondisi market sedang tidak bagus tapi koreksi yang terjadi masih dalam batas normal dengan situasi dan kondisi yg ada saat ini baik internal dan eksternal," kata Laksono kepada CNBC Indonesia, Kamis (16/5).

Namun demikian, dia menyebut meski indeks terus mengalami koreksi namun IHSG tetap menarik karena secara jangka panjang atau dalam kurun waktu 10 tahun indeks memberikan return 16% per tahun. Nilai tersebut tertinggi kedua dunia setelah Nasdaq dengan return 17% per tahun.


Hal ini juga ditunjang dengan pertumbuhan laba bersih dari 602 emiten sepanjang 2018 yang mencapai 7,66% dan pertumbuhan laba bersih di kuartal I-2019 yang tumbuh 8,86% dari 560 emiten yang sudah melaporkan kinerjanya.

Selain itu, secara year to date (ytd) asing masih mencatatkan aliran dana masuk (capital inflow) di pasar saham nilainya mencapai Rp 9,89 triliun (di luar transaksi saham PT Bank Danamon Tbk (BDMN) di pasar negosiasi). Sementara untuk obligasi tercatat capital inflow senilai Rp 59,81 triliun.

Nilai rata-rata transaski harian juga mengalami peningkatan 19% menjadi Rp 10,11 triliun dari Rp 8,5 triliun di 2018. Frekuensi transaksi pun juga meningkat 12,29% menjadi 434 ribu per hari. Jumlah ini juga mejadi frekuensi transaksi tertinggi di ASEAN.

Dari segi pertumbuhan investor, jumlahnya di dalam negeri juga terus naik mencapai 90 ribu investor sejak awal tahun dari periode yang sama pada tahun lalu yang sebanyak 59 ribu investor.

Untuk jumlah emiten, BEI juga sudah mengantongi 25 calon emiten baru yang tengah memproses rencana listingnya di pasar saham.
(hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading