Fund Manager Borong Saham BRISyariah, Share Swap Paytren?

Market - Houtmand P Saragih, CNBC Indonesia
06 May 2019 - 10:26
Fund Manager Borong Saham BRISyariah, Share Swap Paytren?
Jakarta, CNBC Indonesia - Kabar rencana PT Bank BRISyariah Tbk (BRIS) melakukan tukar guling saham (share swap) dengan PT Veritra Sentosa International (Paytren) milik dai kondang Yusuf Mansur semakin ramai diperbincangkan pelaku pasar.

Pada pekan lalu, para fund manager lokal memburu saham berkode BRIS tersebut dalam jumlah yang relatif signifikan. Ini membuat spekulasi seputar rencana share swap tersebut kencang diperbincangkan.

Share swap adalah pertukaran saham antara dua perusahaan, biasanya dilakukan oleh emiten yang melantai di bursa efek, tapi bisa juga dengan perusahaan kecil dalam bentuk pertukaran aset.



Data perdagangan menunjukkan, ada beberapa broker yang digunakan oleh fund manager lokal untuk melakukan akumulasi beli saham BRISyariah pekan lalu. Broker-broker tersebut di antaranya Valbury Sekuritas dengan total akumulasi beli Rp 7,6 miliar.

Lalu ada juga Sinarmas Sekuritas dengan akumulasi beli Rp 3,5 miliar dan Maybank Kim Eng dengan total akumulasi beli Rp 2,4 miliar. Sepanjang pekan lalu, total akumulasi beli saham BRIS mencapai Rp 29,4 miliar.

Sebelumnya beredar kabar, BRISyariah dan Paytren akan melakukan share swap, di mana Paytren akan membeli saham BRIS pada harga tertentu, yang sempat disebut pada harga Rp 600-Rp 625/saham.

Artinya lebih tinggi dari harga pada saat penawaran saham perdana (IPO) pada level Rp 510/saham. Saat ini, harga saham BRIS berada pada level Rp 545/saham.

Atas pembelian saham yang dilakukan oleh Paytren tersebut, BRI Syariah juga akan membeli saham Paytren. Menurut rencana, BRISyariah akan menjadikan Paytren sebagai sistem pembanyaran digital.

BRISyariah dan Paytren beberapa waktu lalu juga sudah melakukan penandatanganan nota kesepahaman meningkatkan layanan perbankan syariah digital. Kerja sama tersebut bertujuan untuk menggalang sinergi dan potensi yang telah dimiliki oleh kedua belak pihak.

Pemilik dan Komisaris Paytren Yusuf Mansyur saat dikonfirmasi hal ini tidak memberikan penjelasan rinci. "Info dari mana? Subhaanallaah. Positif dong?," katanya kepada CNBC Indonesia, saat dihubungi melalui pesan singkat, Minggu (05/05/2018).

Selain Paytren, Yusuf Mansur juga membangun perusahaan manajer investasi yang mengelola reksa dana syariah di bawah naungan PT Paytren Aset Manajemen.

Sekretaris Perusahaan BRISyariah Indri Tri Handayani saat dihubungi, belum menjawab panggilan telepon dari CNBC Indonesia.


Simak strategi bisnis Paytren E-Money di CNBC TV Indonesia.
[Gambas:Video CNBC]
(hps/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading