PayTren Milik Yusuf Mansyur Tak Hanya Ingin Beli BRI Syariah

Market - Houtmand P Saragih, CNBC Indonesia
15 December 2018 13:15
PayTren Milik Yusuf Mansyur Tak Hanya Ingin Beli BRI Syariah
Jakarta, CNBC Indonesia - Niat pemilik PayTren Uztaz Yusuf Mansyur memborong saham PT BRI Syariah Tbk (BRIS) tak hanya berhenti pada saham bank ini saja. Pemilik PayTren Asset Manajemen dan Koperasi Indonesia Berjamaah (Kopindo) juga berencana akan membeli saham-saham bank syariah lainnya.

Saat menyampaikan rencana tersebut kepada CNBC Indonesia, Ustaz Yusuf menjelaskan rencana pengembangan bisnis yang akan dilakukan PayTren. Nantinya akan ada sinergi antara Paytren Asset Manajemen dengan Kopindo untuk membuat produk Kontrak Pengelolaan Dana (KPD).

Dana untuk KPD tersebut dikumpulkan lewat Kopindo. Kemudian Paytren Aset Management akan membeli saham-saham bank syariah sebagai aset dasar (underlying asset) dengan minimum dana yang akan ditempatkan dalam KPD tersebut sebesar Rp 5 miliar.

"Dari sana kita bisa beli saham-saham bank syariah, seperti BRI Syariah dan bank syariah yang akan IPO pada 2019. Rencana ini akan dilakukan dengan cepat, diperkirakan Januari 2019," kata Ustaz Yusuf.


Saat ini, di Bursa Efek Indonesia sudah ada tiga emiten bank syariah. Ketiga bank tersebut adalah, PT Bank Panin Dubau Syariah Tbk (PNBS), PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) dan BRI Syariah.

PayTren sebenarnya sudah terkenal sebagai salah satu layanan financial technology (fintech) untuk sistem pembayaran. Melalui PT Verita Sentosa Internasional, PayTren sudah mendapatkan izin penyelenggaran transfer dana kepada (PayTren).

Dengan izin ini, PayTren kini bisa melakukan aktifitas sistem pembayaran seperti transfer dana hingga pembayaran skema QR Code (Quick Response Code). PayTren juga akan mendapatkan izin know your clients (mengenal nasabah/KYC) secara digital yang memungkinkan mitra paytren sebagai agen berjalan atau "retail banking berjalan".

"Karena kalau bisa transfer dana, PayTren sudah seperti bank, bisa transfer, kirim uang dari PayTren ke semua bank dan sebaliknya. Bisa juga dari dalam dan luar negeri, termasuk remitansi untuk TKW dan lain-lain," kata Ustad Yusuf. (hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading