Yusuf Mansur Buka Suara Soal Paytren & Sumber Dananya

Market - Teti Purwanti, CNBC Indonesia
11 April 2022 08:45
Instagram @yusufmansurnew

Jakarta, CNBC Indonesia - Beberapa waktu terakhir, nama Ustad Yusuf Mansur alias UYM mencuat, namun bukan soal dakwahnya malah soal kontroversi dirinya. Sebelumnya diberitakan kalau UYM akan berhenti menjadi saham pengendali Paytren.

Tidak lama berselang, viral video UYM yang tengah marah-marah hingga menggebrak meja sambil menjelaskan kalau dirinya butuh dana hingga Rp 1 triliun.

"Bisa saya ajak ngomong Anda semua, saya butuh duit satu triliun buat ngejagain Paytern, bisa? Mau Anda patungan? Mau?" ucapnya dalam video viral beberapa waktu lalu.

Terkait hal ini, Yusuf Mansur mengklarifikasi dalam postingan terbaru di akun instagram miliknya pada Minggu (10/4/2022). Dalam postingan -nya yang berbentuk screenshot percakapan dengan seseorang di Whatsapp, terungkap bahwa angka Rp 1 triliun hanya dia gunakan sebagai contoh.

Yang mengejutkan, angka yang dibutuhkan Yusuf Mansur ternyata jauh lebih besar dari dugaan. Faktanya, dia membutuhkan hingga Rp 200 triliun dalam sebulan untuk kebutuhan Paytren.



"Salah itu, 200 T. Itu 1 T mah contoh doang. Jangan sampe salah jalan. Butuh ya butuh. Tapi kalo salah jalan, tar malah ribet. Sip dah. Jadi bukan 1 T. 200 T per Bulan," ujarnya dalam screenshot percakapan yang diunggah di Instagram.

Ustadz yang kerap dipanggil UYM itu menambahkan, dana tersebut juga akan digunakan untuk rumah-rumah tahfizh, pesantren baru, mempekerjakan 300-500 orang, hingga modal menuju IPO.

Meski demikian, Yusuf Mansur juga tidak menampik bahwa apa yang dia lakukan di video bukanlah hal yang dapat dibenarkan.

"Perihal marah, tetep salah. Bab ini, tetep terima salah. Itu ceramah 1 jam juga. Dipotong sama siapa ga paham, sekian detik," jelasnya.

Diketahui, video emosi Yusuf Mansur adalah video pada 2021 lalu. Paytren Official sempat mengunggah video tersebut pada 26 Agustus 2021.




Sebelum video marah-marah, UYM juga sempat mendapatkan gugatan hukum denga beragam angka gugatan hingga yang terbesar Rp 98 triliun.

Perihal gugatan-gugatan itu, Ustaz Yusuf Mansur pernah angkat bicara. Dia mengaku akan menghadapi proses persidangan.

"Kami hadapi saja dengan sebaik-baiknya, mangga. Doain saya bisa terus memperbaiki apa yang masih menjadi kekurangan dan kesalahan. Insyaallah tidak mengurangi niat dan langkah saya majuin ekonomi masyarakat dan umat," kata Ustaz Yusuf Mansur kepada detikcom melalui pesan singkat, Minggu (19/12/2021).

Dia memastikan patungan usaha dan nabung tanah itu adalah gerakan yang membuahkan hasil. Dia menyerahkan urusan ini pada proses hukum yang berlaku

"Sejarah patungan usaha dan nabung tanah adalah sebuah gerakan riil, yang membuahkan hasil. Umat jadi punya aset manajemen syariah pertama di 2018. Siap untuk terbang habis pandemi ini," katanya.

"Nanti soal itu, gimana putusan pengadilan. Tahun lalu juga digugat juga dengan narasi yang kurang lebih sama. Dan, ditolak majelis hakim yang mulia tanpa intervensi apa-apa dari saya, apalagi dari penguasa," imbuh Ustaz Yusuf Mansur.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Emosi Yusuf Mansur Meledak, Jelaskan Soal Masalah Paytren


(RCI/dhf)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading