Analisis Fundamental

Laba Bersih Astra Otoparts Q1 Tumbuh 9,15%, tapi Awas...

Market - Dwi Ayuningtyas, CNBC Indonesia
12 April 2019 11:03
Laba Bersih Astra Otoparts Q1 Tumbuh 9,15%, tapi Awas...
Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten suku cadang otomotif naungan Grup Astra, PT Astra Otoparts Tbk (AUTO), kembali menunjukkan performa yang relatif stabil sepanjang awal tahun 2019.

Rilis kinerja keuangan perusahaan kuartal I-2019 mencatatkan total pendapatan (top line) perseroan tumbuh tipis 2,74% menjadi Rp 3,94 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/YoY) sebesar Rp 3,83 triliun.

Jika dirinci, kontribusi terbesar pemasukan AUTO masih berasal dari penjualan suku cadang dengan pihak ketiga yang turun 2,74% YoY, menjadi Rp 2,5 triliun dari Rp 2,57 triliun YoY.



Akan tetapi, tren penurunan tersebut bisa ditutupi dengan pertumbuhan signifikan dari pos penjualan pihak berelasi. Di pos ini, perusahaan mencatatkan kenaikan 13,81% YoY dan mengantongi pendapatan Rp 1,45 triliun.

Lebih lanjut, walaupun top line AUTO bergerak relatif stabil, dari segi bottom line atau laba bersih, perusahaan masih mampu membukukan kinerja yang relatif oke.

Laba bersih perusahaan di awal tahun berhasil naik 9,15% YoY menjadi Rp 159,36 miliar dari sebelumnya Rp 145,99 miliar.

Laba bersih AUTO mampu menorehkan performa yang lebih baik dibanding pendapatan karena pos pembiayaan, seperti beban usaha dan beban penjualan berhasil ditekan.

Beban usaha kuartal I-2019 hanya naik 1,92% YoY, artinya proporsi beban usaha terhadap total pemasukan berkurang.

Nah, ketika proporsi tersebut berkurang, otomatis perusahaan mencatatkan pertumbuhan laba kotor yang lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan penjualan.

Kemudian, beban penjualan terkoreksi 6,19% YoY karena ada penurunan biaya iklan (dan promosi), biaya transportasi, dan lain-lain.

Walaupun demikian, perlu dicatat, meski tumbuh secara tahunan, laba bersih awal tahun ini masih lebih rendah dibandingkan dengan kuartal IV-2018 yang tercatat Rp 196,83 miliar.

Besar kemungkinan, inilah penyebab pada perdagangan bursa sesi I, Jumat (12/4/2019) pukul 10.57 WIB, harga emiten AUTO terkoreksi 0,62% menjadi Rp 1.605/saham, membentuk kapitalisasi pasar Rp 7,74 triliun. Secara tahun berjalan, saham Astra Otoparts naik 9,18%. 

TIM RISET CNBC INDONESIA

(dwa/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading