Butuh Modal, Megapower Makmur Siap Private Placement 10%

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
12 April 2019 10:34
Butuh Modal, Megapower Makmur Siap Private Placement 10%
Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten pembangkit listrik PT Megapower Makmur Tbk (MPOW) bakal melakukan penggalangan dana di pasar modal dengan skema penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (non-HMETD) alias private placement.

Agenda ini terungkap dalam undangan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Bursa Efek Indonesia pada Kamis malam (11/4/2019). RUPSLB perusahaan akan digelar pada 29 Mei mendatang guna meminta persetujuan aksi korporasi penambahan modal ini.

Manajemen perseroan menegaskan besaran saham baru yang akan diterbitkan ialah maksimal sebesar 10% dari total modal disetor dan ditempatkan perusahaan.



Selain melakukan private placement, perusahaan juga bakal menerbitkan dan melaksanakan management and employee stock option program (MESOP), atau alokasi saham untuk karyawan perusahaan.

Perusahaan juga akan meminta restu kepada para pemegang saham untuk menjaminkan aset perusahaan untuk pinjaman dari pihak ketiga dan persetujuan pelaksanaan pembelian kembali saham (buyback) sebanyak 10% sahamnya di publik.

Berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2018, jumlah modal disetor perusahaan sebanyak 1,33 miliar saham dengan nominal Rp 100/saham.

Pada perdagangan Jumat ini (12/4/2019), saham MPOW diperdagangkan di level Rp 117/saham, naik 0,86% dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp 95,59 miliar. 

Megapower resmi tercatat di BEI pada 5 Juli 2017, dengan melepas sebanyak 245,1 juta saham atau 30% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Perseroan menetapkan harga IPO di level Rp 200/saham dan meraih dana initial public offering (IPO) mencapai Rp 49 miliar.

Saham perseroan per akhir Desember 2018 paling besar atas 56% dimiliki oleh Bina Puri Power Sdn Bhd, publik 15,49%, sisanya Kang Jimmy 8,40%, Low Soon Heng 5,60%, Oei Ronny Al 5,79%, dan M Nashri Yong Bin Abdulllah 8,71%.
(tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading