Induk SCTV & Indosiar Private Placement, Mau Akuisisi Lagi?

Market - tahir saleh, CNBC Indonesia
10 April 2019 12:01
Induk SCTV & Indosiar Private Placement, Mau Akuisisi Lagi?
Jakarta, CNBC Indonesia - Induk usaha stasiun televisi SCTV dan Indosiar, PT Surya Citra Media Tak (SCMA) akan kembali menggelar aksi korporasi berupa Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) alias private placement yang sempat tertunda tahun lalu.

Kali ini, anak usaha dari PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) atau Emtek ini akan merilis 1.462.160.123 saham baru atau 10% dari modal ditempatkan dan disetor perusahaan dengan nilai nominal Rp 50/saham.

Dalam dokumen prospektus yang dipublikasikan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa malam (9/4/2019), disebutkan bahwa private placement ini akan membuat delusi pemegang saham lama sebesar 9,09%.


Adapun harga pelaksanaan private placement belum ditetapkan manajemen, tapi besarannya paling sedikit 90% dari rata-rata harga penutupan saham SCMA dalam 25 hari bursa secara berturut-turut di pasar reguler, sebelum tanggal permohonan pencatatan saham tambahan hasil private placement.


Data BEI mencatat, harga saham rata-rata saham SCMA per 10 April ini di level Rp 1.737/saham. Jika mengacu harga ini, potensi dana yang bisa diraup mencapai Rp 2,5 triliun.

Kendati demikian, dalam prospektus singkat itu disebutkan, Emtek selaku pengendali perusahaan berkomitmen menyerap saham baru tersebut maksimum sebesar Rp 360 miliar.

Sisa saham baru juga akan ditawarkan kepada investor lain yang tertarik masuk ke SCMA.

Perseroan akan meminta persetujuan dari para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham pada Kamis 16 Mei mendatang.

Sebelumnya, manajemen sudah mendapatkan restu aksi korporasi ini melalui RUPSLB pada 12 Februari tahun lalu, tapi rencana ini tertunda.

"Rencana ini dilakukan guna untuk mengembangkan kegiatan usaha yang mendukung pertumbuhan jangka panjang perusahaan serta mendapatkan alternatif sumber pendanaan untuk kegiatan perusahaan," tulis manajemen SCMA.

Per 31 Maret 2019, pemegang saham utama SCMA adalah Emtek sebesar 60,96% dan sisanya publik 39,04%. Adapun pemegang saham Emtek yakni Eddy K Sariaatmadja 
24,91%, PT Adikarsa Sarana 11,89%, Susanto Suwarto 12,62%, Piet Yaury 8,85%, PT Prima Visualindo 8,15%, The Northern Trust Company 8,07%, Fofo Sariaatmadja 5,38% dan investor publik 20,13%.

Dana Rp 360 miliar dari Emtek akan digunakan SCMA untuk mengakuisisi 
PT Vidio Dot Com (Video.com) senilai Rp 115 miliar, PT Kapanlagi Dot Com Networks (KLY) senilali Rp 192 miliar, dan PT Binary Ventura Indonesia (BVI) seharga Rp 53 miliar.

Adapun sisa dana akan digunakan untuk menambah modal kerja guna ekspansi, dan mengakuisisi perusahaan penyiaran televisi swasta, perusahaan online media, atau bisnis yang sejalan dengan strategi pertumbuhan bisnis perusahaan.
(tas/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading