Bangun 3 TOD Baru, Urban Jakarta Undang Investor Baru

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
05 April 2019 14:09
Bangun 3 TOD Baru, Urban Jakarta Undang Investor Baru
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Urban Jakarta Propertindo Tbk (URBN) tahun ini merencanakan untuk meluncurkan tiga proyek transit oriented development (TOD) baru. Saat ini perseroan memiliki empat proyek TOD, dua dengan kepemilikan langsung, dua lainnya merupakan kerja sama operasional (KSO) dengan PT Adhi Commuter Properti (ACP).

Pengembangan proyek baru tersebut menurut rencana akan bekerja sama dengan calon investor baru. Pemodal baru tersebut adalah perusahaan yang akan menyerap saham baru yang diterbitkan perusahaan dengan skema penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD/private placement).

Direktur Independen Tri Batara Rachman mengatakan di tahun ini akan ada dua hingga tiga proyek, perusahaan bakal melakukan akuisisi lahan dalam waktu dekat yang dananya berasal dari hasil penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO).

"Kita sedang didekati calon investor dari kawasan Asia dan Eropa yang sudah biasa bangun TOD dan mereka lihat Indonesia saat ini sedang arah ke sana," kata Tri di Graha CIMB, Jakarta, Jumat (5/4).


Menurut dia, nanti ada potensi pengembangan tiga proyek ini akan dilakukan dengan skema membentuk perusahaan patungan (joint venture/JV). Jika direalisasikan nanti perusahaan menargetkan untuk bisa memperoleh kepemilikan mayoritas dalam perusahaan tersebut.

Adapun calon investor ini nantinya akan masuk sebagai pemegang saham baru dengan menyerap saham yang diterbitkkan melalui private placement. Perusahan bakal menerbitkan sebanyak 320,36 juta saham baru atau setara dengan 10% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor.

Selain itu, ditawarkan untuk pemegang saham baru, private placement ini juga ditujukan untuk melakukan konversi utang kepada pemegang sahamnya saat ini Ibukota Develpment Ltd senilai Rp 66,03 miliar. Dengan demikian nantinya kepemilikan Ibukota di saham URBN akan meningkat menjadi 8,93% dari posisi saat ini di 8,81%.

Jumlah saham yang akan dkonversikan sebanyak 32,52 juta saham baru. Pinjaman ini diasumsikan akan direalisasikan menggunakan harga saham Rp 2.030/saham (harga penutupan 31 Desember 2018).

Dengan asumsi harga yang sama maka nantinya calon pemegang saham baru akan menyuntikkan modal senilai Rp 583,31 miliar dan akan menyerap sebanyak 8,17% saham baru perusahaan.
(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading