Pelita Samudera Cetak Laba Rp 198 M, Meroket 257%

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
26 March 2019 12:13
PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI) membukukan laba bersih sebesar US$ 14,12 juta.
Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten jasa angkutan laut PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI) membukukan laba bersih sebesar US$ 14,01 juta atau setara dengan Rp 198 miliar (asumsi kurs Rp 14.000/US$) tahun lalu, melesat 257% dari tahun sebelumnya US$ 3,92 juta.

Sekretaris Perusahaan Pelita Samudera, Imelda Agustina Kiagoes mengatakan perusahaan membukukan pendapatan bersih sebesar US$ 63,6 juta atau sekitar Rp 890 miliar pada tahun lalu, naik 30% dari perolehan tahun sebelumnya sebesar US$ 49 juta atau Rp 686 miliar.

Kenaikan volume dan tarif dari kapal tunda (tug boat) dan tongkang, serta dimulainya lini bisnis baru kapal induk turut berkontribusi besar terhadap kinerja perusahaan.



"Kontribusi kapal tunda sekitar 56% dari pendapatan bersih perseroan di tahun 2018, diikuti oleh fasilitas muatan apung [Floating Loading Facilitysekitar 39% dan bisnis kapal induk sekitar 5%," kata Imelda dalam keterangan pers, Selasa (26/3/2019).

Adapun EBITDA (laba sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi) tercatat mencapai US$ 23,4 juta, naik 32% dari tahun sebelumnya US$ 17,7 juta. Margin EBITDA tercatat 36,8% tahun lalu dari sebelumnya 36,2%.

Dari sisi aset, perseroan mencatat kenaikan aset sebesar 8% menjadi US$ 110,1 juta dan ekuitas naik 17% menjadi US$ 71,7 juta.

Dengan pencapaian tersebut, tahun ini perseroan membidik pendapatan bersih tumbuh 25%-30% dengan margin EBITDA sekitar 28%-30%.

Sebelumnya, PSSI mengantongi kontrak baru senilai US$ 39,4 juta atau sekitar Rp 551,6 miliar untuk pengapalan bijih nikel dan batu bara selama 5 tahun. Kontrak baru tersebut sebagai upaya PSSI mengembangkan basis pelanggan dari batu bara ke sektor lain, termasuk mineral.


(tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading