Di Era Tol Laut, Emiten Kapal Berpeluang Cetak "Keajaiban"

Market - Arif Gunawan, CNBC Indonesia
25 February 2019 21:30
Kinerja 24 perusahaan pelayaran yang tercatat di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) berpotensi memberikan kejutan positif pada tahun 2018.
Jakarta, CNBC Indonesia - Di tengah upaya Presiden Joko Widodo menggenjot proyek tol laut di sepanjang masa pemerintahannya, kinerja perusahaan pelayaran yang tercatat di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) berpotensi memberikan kejutan positif pada tahun 2018.

Menurut data yang dihimpun Tim Riset CNBC Indonesia, sebanyak 24 emiten pelayaran di Indonesia membukukan kinerja riil yang negatif dengan akumulasi rugi sejak 2015 hingga 2017. Namun per September 2018, mereka membukukan laba bersih senilai total US$40,7 juta.

Dengan mengasumsikan kinerja kuartal IV-2018 juga positif, tahun 2018 bakal menjadi capaian (milestone) yang baru. Sebagai perbandingan, kinerja ke-24 perusahaan tersebut dalam 12 bulan pada 2017 justru mengakumulasikan rugi bersih US$57,6 juta.


Sebelumnya pada 2016, perusahaan yang sama mencatatkan rugi bersih yang lebih parah yakni US$93 juta. Pada 2015, secara akumulatif mereka membukukan laba bersih US$98 juta. Namun harap dicatat, saat itu PT Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA) melego kapal-kapalnya terkait restrukturisasi utang.

Akibatnya, perusahaan tanker tersebut pada 2015 mencatat laba bersih US$187,2 juta dengan pendapatan US$253,2 juta. Akibat one time gain tersebut, setahun kemudian pendapatan perseroan anjlok menjadi US$15,2 juta dan awet di kisaran tersebut sampai sekarang.

Jika laba bersih BLTA dikeluarkan, pada 2015 emiten pelayaran membukukan rugi bersih US$89,2 juta.



Dari 24 emiten pelayaran, hanya delapan yang masih merugi bersih sedangkan dua pertiga lainnya, yakni 18 perusahaan masih meraih laba bersih. Tren ini membaik dibandingkan 11 emiten yang merugi (2017), 13 emiten rugi (2016) dan 10 emiten rugi (2015).

Per September 2018, sebanyak lima emiten berhasil keluar dari zona rugi bersih pada 2015 dengan membukukan laba bersih. Mereka adalah PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI), PT Trada Maritim Tbk (TRAM), PT Rigs Tender Tbk (RIGS), PT Trimuda Nuansa Citra Tbk (TNCA), dan PT Indo Strait Tbk (PTIS).

Apa pemicunya? Berikut ini ulasan Tim Riset CNBC Indonesia.

NEXT

Cuan di Bisnis Pengangkutan Batu Bara & Migas
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading