Heboh akan Dibeli Pieter Tanuri, VIVA & MDIA Melesat 10%

Market - Houtmand P Saragih, CNBC Indonesia
20 March 2019 17:19
Heboh akan Dibeli Pieter Tanuri, VIVA & MDIA Melesat 10%
Jakarta, CNBC Indonesia - Harga saham PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) dan PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) naik signifikan pada perdagangan hari ini, Rabu (20/3/2019). Pemberitaan seputar rencana Pieter Tanuri dan Erick Thohir yang akan masuk ke kelompok usaha media yang dimiliki keluarga Bakrie ini menjadi penopang penguatan harga.

Harga saham VIVA saat penutupan naik 9,80% ke level harga Rp 168/unit. Volume perdagangan mencapai 491,76 juta unit senilai Rp 84,38 miliar.

Sementara itu, harga saham MDIA naik 10,29% ke level Rp 150/unit. Volume transaksi MDIA tidak terlalu besar hanya 4,09 juta unit senilai Rp 611,86 juta.



Berdasarkan prospektus ringkas yang dirilis perusahaan di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dikutip Selasa (19/3/2019), VIVA akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 1,64 miliar saham atau 9,09% dari jumlah modal yang ditempatkan dan disetor dengan nominal Rp 100/saham.

Tujuan aksi korporasi ini adalah untuk membayarkan utang anak usahanya PT Lativi Mediakarya (LM) dari Senior Facility Agreement dengan nilai sampai dengan US$ 9,94 juta (Rp 131,68 miliar, asumsi kurs Rp 14.000/US$). Adapun utang ini akan jatuh tempo pada Oktober 2019 mendatang.

Demikian pula dengan MDIA akan menerbitkan 3,92 miliar saham baru dari jumlah modal yang ditempatkan dan disetor dengan nominal Rp 10/saham.

Tak jauh berbeda dengan induk usahanya, dana ini juga akan digunakan untuk pembayaran PT Cakrawala Andalas Televisi (CATV) Senior Facility Agreement dengan nilai sampai dengan US$ 21,94 juta (Rp 307,26 miliar) yang jatuh tempo pada Oktober 2019. Sisanya akan digunakan untuk modal kerja CATV.

Heboh akan Dibeli Pieter Tanuri, VIVA & MDIA Melesat 10%Foto: pieter tanuri (Bali United.com)

Langkah private placement ini diambil dengan tujuan agar nantinya tak menimbulkan kewajiban utang baru untuk VIVA maupun MDIA karena sumber dana pembayaran utangnya bukan dalam bentuk pinjaman.

Terkait dengan masuknya pengusaha Pieter Tanuri, pengusaha yang juga Presiden Direktur PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA) tersebut akhirnya membenarkan ada rencana membidik saham VIVA dan MDIA.

Saat ditanya, Pieter awalnya enggan memberikan komentar terkait hal tersebut. Namun saat didesak Pieter akhirnya memberikan penjelasan.

"Sebenarnya begini, segala sesuatu itu masih penjajakan kan, kita belum tahu...bukan media saja. Kan sifatnya konsorsium," kata Pieter, di Jakarta, Rabu (20/03/2019) di Bursa Efek Indonesia. 

(hps/prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading