Saham JAYA Digoyang, Ditutup Hampir Mentok ke Bawah

Market - Houtmand P Saragih, CNBC Indonesia
19 March 2019 16:58
Saham JAYA Digoyang, Ditutup Hampir Mentok ke Bawah
Jakarta, CNBC Indonesia - Harga saham perusahaan logistik PT Armada Berjaya Trans Tbk (JAYA) anjlok sangat dalam dan menyentuh batas bawah auto rejection. Padahal saham perusahaan baru tercatat di Bursa Efek Indonesia pada 21 Februari silam.

Pada saat penutupan perdagangan hari ini, Selasa (19/3/2019), harga saham JAYA amblas 24,63% ke level harga Rp 202/saham. Harga saham perseroan sudah jatuh 29,86% dari harga saat pencatatan perdana di BEI pada harga Rp 288/saham.


Perseroan resmi tercatat pada 21 Februari 2019, ketika itu melepas 40% dari modal ditempatkan dan disetor atau 150 juta saham dengan harga perdana Rp 288/saham.


Dari aksi korporasi itu, perusahaan freight forwarding ini meraih dana initial public offering (IPO) Rp 43,20 miliar.

Saat pencatatan saham, manajemen perseroan optimistis pendapatan dan laba bersih akan naik signifikan antara 200%-300% pada tahun ini dibandingkan dengan pencapaian tahun 2018.

Kenaikan yang signifikan ini didorong dengan penambahan armada truk perusahaan sebanyak 61 unit di tahun ini yang akan menopang peningkatan pemasukan perusahaan.

Direktur Utama Armada Berjaya Trans Darmawan Suryadi mengatakan perseroan akan menggunakan dana hasil IPO untuk menambah jumlah armada truk menjadi 131 unit dari hanya sebanyak 70 unit di tahun ini. Tujuannya tentu untuk meningkatkan kapasitas pengangkutan logistik klien perseroan.

"Kalau dibandingkan dengan 2018 bisa cukup signifikan pertumbuhannya, bisa 200%-300% kenaikannya," kata Darmawan saat listing perdana.

Hingga akhir September 2018 atau kuartal III/2018, perusahaan mengantongi laba bersih sebesar Rp 1,2 miliar dengan nilai pendapatan mencapai Rp 30 miliar.

Selain menjalankan bisnis pengangkutan logistik, perusahaan menjalankan bisnis freight forwarding antarpulau, tapi bisnis ini hanya berkontribusi sebesar 20% untuk pendapatan perusahaan. Mayoritas masih disumbang bisnis pengangkutan logistik.

Sebelumnya, perusahaan menjalankan bisnis utama di bidang pengangkutan mesin pengaduk semen. Hanya saja akibat lesunya sektor properti terpaksa perusahaan menghentikan bisnis ini dan beralih ke bidang pengangkutan logistik yang terbatas ke wilayah Jawa Barat saja dan peti kemas.

Simak pencatatan saham perdana PT Armada Berjaya Trans Tbk (JAYA)
[Gambas:Video CNBC]

(hps/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading