Simak Kabar 4 Emiten ini Sebelum Transaksi

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
18 March 2019 08:20
Simak Kabar 4 Emiten ini Sebelum Transaksi
Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup dengan penguatan sebesar 0,75% ke level 6.461,18 pada perdagangan akhir pekan lalu, Jumat (15/3/2019).

Sentimen penguatan IHSG bersumber dari data neraca dagang Indonesia yang secara mengejutkan mencatatkan surplus. Hal itu membuat investor pasar saham Indonesia berapi-api melakukan aksi beli.

Data Badan Pusat Statistik menyebutkan, pada Februari 2019 neraca dagang surplus US$ 330 juta, jauh lebih baik dari ekspektasi yang memperkirakan defisit senilai US$ 841 juta.



Kinerja IHSG senada dengan mayoritas bursa saham utama kawasan Asia yang juga ditransaksikan di zona hijau: indeks Nikkei naik 0,77%, indeks Shanghai menguat 1,04%, indeks Hang Seng naik 0,56%, indeks Straits Times menguat 0,14%, dan indeks Kospi naik 0,95%.




Ada beberapa peristiwa yang terjadi pada emiten-emiten dan layak disimak oleh investor sebelum perdagangan hari ini, Senin (17/3/2019) dibuka:

1. Waskita Beton Bidik Kontrak Baru Rp 10,3 T

Emiten beton pracetak PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) menargetkan di tahun ini bisa membidik kontrak baru senilai Rp 10,3 triliun, meningkat dari raihan kontrak baru tahun lalu Rp 6,6 triliun. Hal itu diutarakan Direktur Utama WSBP Jarot Subana, saat wawancara dalam program Squawk Box, CNBC Indonesia, Jumat (15/3/2019).

"Pada 2019 target kontrak baru senilai Rp 10,3 triliun, hingga Februari kontrak baru sudah mencapai Rp 1,5 triliun atau 15 persen dari target," ungkap Jarot.

Perincian kontrak baru yang diperoleh anak usaha PT Waskita Karya Tbk (WIKA) tersebut yaitu dari proyek di bawah WIKA antara lain proyek tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) Seksi II. Sedangkan, proyek eksternal di antaranya Bandar Udara Kulon Progo.



2. Gandeng Krakatau Tirta, PTPP Ekspansi ke Bisnis Air

Emiten konstruksi bangunan, PT PP Tbk (PTPP), melebarkan sayap bisnisnya dengan membentuk usaha patungan dengan PT Krakatau Tirta Industri mengembangkan sistem penyedian air minum (SPAM) di Jawa Timur. 


Sekretaris Perusahaan PTPP Agus Samuel Kana mengatakan, perusahaan patungan yang dibentuk tersebut bernama PT Pembangunan Perumahan Krakatau Tirta, di mana modal dasar usaha patungan tersebut sebesar Rp 50 miliar.

Modal yang telah ditempatkan dan disetor perusahaan pelat merah tersebut sebesar Rp 12,5 miliar. Adapun, porsi kepemilikan PTPP sebesar 75% atau setara Rp 9,37 miliar, sedangkan PT Krakatau Tirta Industri sebesar 25% kepemilikan atau Rp 3,12 miliar.



3. Lunas, PGN Bayar Sisa Akuisisi Pertagas Rp 10 T

PT PGN Tbk (PGAS) telah melakukan pelunasan untuk pembayaran akuisisi Pertagas. Pelunasan dilakukan sekitar beberapa minggu lalu.

"Iya, yang promissory note kan? Yang sisa pembayarannya? Sudah lunas kok itu, baru-baru ini dilunasinya, sekitar satu atau dua minggu lalu," ujar Deputi Bidang Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno di Kementerian BUMN, di Jakarta, Kamis (14/3/2019).



4. Phapros Patok Pertumbuhan Laba Naik 30%

Tahun ini, PT Phapros Tbk (PEHA) memprediksi pertumbuhan pendapatan bisa meningkat hingga 30% dibandingkan dengan pertumbuhan perusahaan tahun lalu yang hanya sebesar 5,62%.

Target tinggi itu dipasang karena perusahaan sudah mengonsolidasikan pendapatan dari anak usaha barunya PT Lucas Djaja yang baru diakuisisi tahun lalu.




(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading