Lunas, PGN Bayar Sisa Akuisisi Pertagas Rp10 T!

Market - Anastasia Arvirianty, CNBC Indonesia
14 March 2019 17:47
Lunas, PGN Bayar Sisa Akuisisi Pertagas Rp10 T!
Jakarta, CNBC Indonesia- PT PGN Tbk (PGAS) telah melakukan pelunasan untuk pembayaran akuisisi Pertagas. Pelunasan dilakukan sekitar beberapa minggu lalu.

"Iya, yang promissory note kan? Yang sisa pembayarannya? Sudah lunas kok itu, baru-baru ini dilunasinya, sekitar satu atau dua minggu lalu," ujar Deputi Bidang Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno kepada media saat dijumpai di Kementerian BUMN, di Jakarta, Kamis (14/3/2019).




Lebih lanjut, ia mengatakan, pelunasan akuisisi Pertagas tersebut sumbernya berasal dari kas internal perusahaan. 

Kendati demikian, kata Fajar, masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan perusahaan pasca pelunasan dilakukan, misalnya masalah operasional, dan integrasi pipa.

"Masih banyak yang harus dibereskan, lalu mengenai SDM juga, harus dilihat lagi sama dengan Pertamina atau sama dengan PGN," pungkas Fajar.

Adapun, berdasarkan keterbukaan informasi di situs Bursa Efek Indonesia (BEI), PGN menyampaikan telah melakukan pelunasan Surat Sanggup (promissory note) beserta bunga dengan total nilai sebesar Rp 10,22 triliun, sebagaimana dimaksud dalam tanda terima pelunasan Surat Sanggup yang ditandatangani perusahaan dengan Pertamina.

Sebagai informasi, PGN telah melunasi pembayaran tahap I atas akuisisi Pertagas. Sebelumnya, PGN dan Pertamina melakukan proses penilaian (valuasi) kembali atas akuisisi Pertagas. Proses penilaian kembali ini diperlukan karena PGN dan Pertamina telah memutuskan untuk mengikutsertakan 4 anak usaha Pertagas yakni PT Perta Arun Gas, PT Perta Daya Gas, PT Perta-Samtan Gas, dan PT Perta Kalimantan Gas dalam proses pengambilalihan saham Pertamina di Pertagas oleh PGN. 

Seperti diketahui, sebelumnya pada saat penandatanganan Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (CSPA) yang dilakukan pada 29 Juni 2018 lalu, PGN direncanakan hanya mengakuisisi Pertagas dan anak usahanya, PT Pertagas Niaga saja. 

Sebagai konsekuensi atas hasil penilaian kembali tersebut, harga pengambilahan saham Pertagas dan seluruh anak perusahaannya mengalami perubahan. Harga pembelian 51% saham Pertagas dan anak usaha yang semula sebesar Rp 16,6 triliun menjadi Rp 20,18 triliun. PGN mengakuisisi 2,59 juta yang setara dengan 51% dari seluruh saham di Pertagas termasuk kepemilikan di seluruh anak perusahaannya. 

Terkait skema pembayaran pengambilalihan saham tersebut, menurut Direktur Utama PGN Gigih Prakoso, PGN akan melakukannya dalam dua tahap. Tahap pertama sebesar 50% dari total harga pembelian atau ekuivalen Rp 10,09 triliun akan menggunakan skema pembayaran tunai.

"Adapun untuk tahap kedua, perusahaan akan menerbitkan Promissory Note sebesar 50 % dari total harga pembelian," ujar Gigih. 

Saksikan video akuisisi Pertagas oleh PGN di bawah ini
[Gambas:Video CNBC] (gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading