Duh, Harga CPO Terjun 1,95% dalam Sehari! Kok Bisa?

Market - Taufan Adharsyah, CNBC Indonesia
26 February 2019 08:11
Duh, Harga CPO Terjun 1,95% dalam Sehari! Kok Bisa?
Jakarta, CNBC Indonesia - Pada penutupan perdagangan kemarin, Senin (25/2/2019), harga minyak kelapa sawit mentah (CPO) kontrak Mei di Bursa Malaysia Derivatives Exchange ditutup melemah 1,95% ke posisi MYR 2.213/ton (US$ 544,4/ton).

Pelemahan kemarin terjadi setelah sebelumnya juga terkoreksi 0,31% pada akhir pekan lalu, Jumat (22/2/2019).



Selama sepekan, harga CPO sudah turun 3,19% secara point-to-point. Sedangkan sejak awal tahun 2019, harga komoditas agrikultur andalan Indonesia ini masih tercatat naik 4,34%.




Salah satu faktor yang menarik harga CPO ke bawah adalah menguatnya nilai tukar Ringgit terhadap dolar. Kemarin, Ringgit terapresiasi 0,3%, sehingga harga beli CPO relatif lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

Selain itu, ternyata produksi minyak sawit Indonesia dan Malaysia pada bulan Januari 2019 tercatat lebih tinggi daripada periode yang sama tahun 2019.

Sebagai informasi, produksi minyak sawit Negeri Jiran sepanjang Januari 2019 mencapai 1,74 juta ton, yang mana lebih tinggi daripada Januari 2018 yang hanya 1,59 juta ton.



Sedangkan produksi minyak sawit Indonesia periode Januari 2019 mencapai 3,6 juta ton, yang juga lebih besar ketimbang Januari 2018 sebanyak 3,58 juta ton.

Mengingat Indonesia dan Malaysia merupakan produsen minyak sawit terbesar di dunia, maka keseimbangan fundamental di pasar global juga akan terpengaruh.

Namun setidaknya harga kontrak minyak kedelai di bursa Chicago yang naik 0,6% kemarin dapat sedikit menahan laju pelemahan harga CPO lebih dalam.

Pasalnya kedua produk tersebut merupakan substitusi yang saling berkompetisi di pasar minyak nabati dunia. Otomatis pergerakan harga keduanya akan memiliki hubungan korelatif yang positif.


TIM RISET CNBC INDONESIA


(taa/prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading