Laba Naik 22%, Saham Maybank Indonesia Melesat 11%

Market - Houtmand P Saragih, CNBC Indonesia
19 February 2019 09:41
Laba Naik 22%, Saham Maybank Indonesia Melesat 11%
Jakarta, CNBC Indonesia - Harga saham PT Maybank Indonesia Tbk (BNII) melesat pada perdagangan pagi ini, Selasa (19/2/2019). Investor tampaknya mengapresiasi kinerja keuangan perseroan pada 2018 yang naik signifikan pada 2018.

Data Bursa Efek Indonesia menunjukkan, harga saham dengan kode BNII ini naik 10,85% ke level harga Rp 286/saham, setengah jam setelah perdagangan saham dibuka. Volume perdagangan mencapai 11,88 juta saham senilai Rp 3,3 miliar.

Kemarin, Maybank Indonesia melaporkan laba bersih setelah pajak dan Kepentingan non-pengendali (PATAMI-Profit After Tax and Minority Interest) sebesar Rp2,2 triliun sepanjang 2018. Laba bersih itu naik 21,6% dibanding laba bersih periode tahun sebelumnya.

"Pencapaian itu kami dapatkan di tengah perekonomian yang belum terlalu kondusif juga ekonomi global yang belum tumbuh seperti yang kita harapkan, namun Maybank Indonesia mencatatkan laba bersih setelah pajak dan kepentingan pengendali atau PATAMI sebesar Rp2,2 triliun atau naik 21,6% dibanding tahun sebelumnya," kata Taswin Zakaria, Presiden Direktur Maybank Indonesia saat konferensi pers kinerja tahun 2018, Senin (18/2/2019).


Taswin juga memaparkan, pertumbuhan laba ini juga dikontribusi dari pertumbuhan kredit sebesar 6,3% secara year-on-year (YoY) mencapai Rp133,3 triliun.

Kredit Community Financial Services (CFS) non-ritel, yang terdiri dari kredit mikro, usaha Kecil dan menengah (UKM) dan business banking tumbuh 10,9% mencapai Rp58,3 triliun per 31 Desember 2018 dari Rp52,6 triliun tahun lalu.

Sementara, kredit CFS ritel meningkat 3,1% mencapai Rp44,0 triliun per Desember 2018 dari Rp42,7 triliun tahun lalu dan perbankan global tumbuh sebesar 2,9% mencapai Rp31,0 triliun. (hps/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading