Harga Avtur Tinggi bikin Tiket Mahal, Jokowi Buka Kompetisi

Market - Anastasia Arvirianty, CNBC Indonesia
13 February 2019 09:35
Harga Avtur Tinggi bikin Tiket Mahal, Jokowi Buka Kompetisi
Jakarta, CNBC Indonesia - Mahalnya harga avtur sebagai bahan bakar pesawat ditengarai menjadi penyebab meroketnya harga tiket pesawat belakangan ini. Salah satunya disebabkan monopoli harga avtur oleh PT Pertamina (Persero).

Presiden pun memanggil PT Pertamina (Persero) untuk meminta klarifikasi penjualan harga avtur yang dalam beberapa waktu terakhir dikeluhkan pengusaha tersebut. Bahkan, Presiden mengatakan, akan memasukkan kompetitor lain sehingga terjadi kompetisi.

Menanggapi hal ini, Brand Manager PCMO & Fleet PT Total Oil Indonesia Magda Naibaho mengatakan, sampai saat ini belum ada pembicaraan di perusahaan terkait dengan rencana penjualan avtur tersebut. Sehingga, ia belum bisa memastikan minat perusahaan.

"Belum bisa berkomentar karena kan memang belum ada pembicaraan," ujar Magda kepada CNBC Indonesia saat dihubungi Selasa (12/2/2019).


Adapun, sebelumnya, PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) sudah berencana menjual avtur di beberapa bandara di Indonesia. Rencana tersebut sudah dikemukakan sejak 2017, namun sampai saat ini realisasinya belum ada.

"Untuk itu kami tidak bisa berkomentar dulu, karena harus berkoordinasi dengan BP, rekan kami," kata Direktur AKR Corporindo Suresh Vembu saat dihubungi CNBC Indonesia, Selasa (12/2/2019).

Menurut Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM Djoko Siswanto, sementara ini pasar penjualan avtur belum dibuka untuk badan usaha lainnya. Walaupun berdasarkan regulasi tidak ada larangan untuk badan usaha lain menjual avtur.

Penyebabnya, lanjut Djoko, karena belum ada izin dari badan usaha BBM lain selain Pertamina untuk menjual avtur.

"Urutannya mereka dapat izin dulu dari bandara. Nah dia kan harus jual itu ke pesawat, di landasan. Penguasa bandara kan ada juga, dia harus di situ kan. Nah dapat izin tidak? Kalau sudah dapat izin ya tidak ada masalah," ujar Djoko.

"Percuma kalau kami kasih izin tapi dia tidak bisa bangun di bandara. Apa bisa pesawat mengisi di luar bandara? Kan tidak bisa," lanjutnya saat dijumpai di Kementerian ESDM, Minggu (10/2/2019).

Lalu, benarkah harga avtur mahal?
Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira Adhinegara mengatakan, avtur menyumbang 24% dari total biaya maskapai domestik, artinya jika ada kenaikan avtur, dampaknya sangat signifikan.

"Kalau digali lebih dalam ternyata akar masalahnya ada di distribusi avtur yang belum efisien. Pertamina dan pemerintah terlambat membangun infrastruktur penyaluran avtur ke bandara di luar Jawa," kata Bhima, kepada CNBC Indonesia, Selasa (12/2/2019).

Sebagai gambaran, Pertamina menawarkan avtur dengan harga paling murah pada level Rp 8.210/liter di Bandara Soekarno Hatta, Banten. Sebaliknya, harga avtur tertinggi berada di level Rp 10.980/liter untuk Kawasan Indonesia Timur seperti Biak, Papua dan Ambon, Maluku.

Harga avtur yang dinyatakan berlaku sampai dengan 14 Februari tersebut belum memasukkan pajak penambahan nilai (PPn) dan pajak pembelian. Level harganya pun beragam bergantung pada posisi atau lokasi penjualan. Ada setidaknya 13 tingkat harga yang ditawarkan.

Jika dirata-rata, maka dapat ditemukan bahwa harga avtur Pertamina tersebut berada di level Rp 9.671/liter.

Untuk membandingkan, harga avtur Jet A rata-rata di Asia Pasifik dibanderol sebesar 77 dolar AS per barel atau setara Rp 6.850 per liter dengan asumsi kurs Rp 14.000 per dolar AS. Disparitas harga yang terlalu lebar membuat maskapai menanggung ongkos yang terlalu mahal.

Pertamina turunkan harga avtur?
Terkait hal ini, jajaran direksi Pertamina pun merespons dan berencana menurunkan harga avtur. "Tim sedang bekerja, mudah-mudahan satu dua jam lagi akan ada pengumuman bagus. Berita bagus lah sesuai dengan regulasi," ujar Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Mas'ud Khamid saat dijumpai di Kementerian BUMN, Selasa (12/2/2019).

Mas'ud memaparkan harga avtur disesuaikan dengan formula baru yang diterbitkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Keputusan Menteri ESDM Nomor 17 K/10/MEM/2019 tentang Formula Harga Dasar dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis BBM Umum Jenis Avtur yang Disalurkan Melalui Depot Pengisian Pesawat Udara. (hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading