Mata Uang Asia Sudah Menguat, Rupiah Masih Ketinggalan Kereta

Market - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
12 February 2019 10:34
Jakarta, CNBC Indonesia - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah di kurs acuan. Dolar AS pun berhasil menembus level Rp 14.000. 

Pada Selasa (12/2/2019), kurs acuan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate/Jisdor berada di Rp 14.088. Rupiah melemah 0,66% dibandingkan posisi hari sebelumnya dan menyentuh titik terlemah sejak akhir Januari. 

Rupiah sudah terdepresiasi 4 hari beruntun di kurs acuan, dan selama periode tersebut pelemahannya mencapai 1,01%. Namun dibandingkan posisi awal tahun, rupiah masih menguat 2,71%. 


Tidak hanya di kurs acuan, rupiah juga melemah di pasar spot. Pada pukul 10:10 WIB, US$ 1 sama dengan Rp 14.070 di mana rupiah melemah 0,25%. 

Padahal mayoritas mata uang Asia mampu menguat di hadapan dolar AS. Selain rupiah, hanya rupee India, yen Jepang, dan ringgit Malaysia yang melemah. 

Dengan depresiasi 0,25%, rupiah sah menjadi mata uang terlemah di Asia. Untuk urusan melemah di hadapan dolar AS, rupiah menjadi juaranya. 


Berikut perkembangan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama Benua Kuning pada pukul 10:12 WIB:
 

 


(BERLANJUT KE HALAMAN 2)


(aji/aji)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading