Semen Indonesia Tender Offer Saham Holcim Rp 2.097

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
11 February 2019 18:27
Semen Indonesia Tender Offer Saham Holcim Rp 2.097
Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten produsen semen PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) bakal melangsungkan penawaran wajib atau tender offer atas sisa saham publik PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) yang telah diakuisisi perusahaan akhir Januari lalu.

Berdasarkan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan nomor 9 tahun 2018 tentang pengambilalihan perusahaan terbuka, perusahaan yang mengambil alih lebih dari 80 persen saham diwajibkan untuk membeli sisa saham publik. Perusahaan juga telah menyampaikan kepada OJK mengenai tender offer tersebut.

"Kemarin sudah kita sampaikan ke OJK. Kita akan membeli di harga yang sama seperti kita membeli Holcim (Rp 2.097 per saham)," imbuh Sekretaris Perusahaan Semen Indonesia Agung Wiharto, kepada awak media di Jakarta, Senin (11/2/2019).

Dijelaskan Agung, untuk melancarkan aksi korporasi tersebut, pihaknya sudah memiliki standby loan yang bersumber dari sejumlah perbankan.


Sebelumnya, Holcim Indonesia dimiliki oleh perusahaan semen asal Swiss, Lafarge Holcim. Perusahaan tersebut menjual seluruh aset operasi Lafarge Zero senilai US$917 juta atau setara dengan Rp 12,95 triliun untuk 80,6% saham Holcim Indonesia.

Jumlah saham yang diakuisisi itu sebanyak 6,17 miliar dengan harga per saham Rp 2.097, sehingga menyebabkan perubahan pengendalian terhadap Holcim Indonesia yang sudah berganti nama menjadi PT Solusi Bangun Indonesia Tbk.

Hari ini, SMCB baru saja melangsungkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa. Dalam RUPS tersebut, pemegang menyetujui penggantian nama perusahaan dari sebelumnya PT Holcim Indonesia Tbk menjadi PT Solusi Bangun Indonesia Tbk.

Selain itu, dua anak perusahaan, PT Holcim Beton dan PT Lafarge Cement Indonesia berganti nama menjadi PT Solusi Bangun Beton dan PT Solusi Bangun Andalas. Selain itu, RUPS juga meyetuji perubahan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga perusahaan dan mengangkat dewan komisaris serta direksi baru. (hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading