PDB Sesuai Prediksi, Sentimen Ekonomi 2019 Bisa Ditebak

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
06 February 2019 13:35
PDB Sesuai Prediksi, Sentimen Ekonomi 2019 Bisa Ditebak
Jakarta, CNBC Indonesia - Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menyatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2018 pada level 5,17% dinilai cukup baik di tengah gejolak perekonomian global.

Meski demikian, capaian itu memang masih jauh dari target yang ditetapkan pemerintah dalam asumsi APBN 2018 di level 5,4%.

Peneliti Indef Ahmad Heri Firdaus mengatakan penyokong utama pertumbuhan ekonomi pada 2018 ialah kuatnya konsumsi rumah tangga, utamanya pada triwulan keempat karena ada momen libur panjang dan Tahun Baru 2019.

Ahmad Heri menegaskan pertumbuhan ekonomi Indonesia itu selaras dengan perkiraan dari para analis, proyeksi Bank Indonesia. Itu artinya kondisi perekonomian di sepanjang tahun lalu sudah bisa diperkirakan.

Dengan kondisi ini, kata Ahmad, tentu bisa menjadi modal penting bagi pemerintah dalam memetakan katalis apa saja yang bisa mempengaruhi pertumbuhan ekonomi tahun 2019.

"Tapi bila membandingkan dengan APBN 2018 sudah jauh, APBN didesain saat indikator ekonomi belum banyak berubah, nilai tukar masih di level Rp 13.000, harga minyak belum seperti sekarang," katanya kepada CNBC Indonesia, saat ditemui di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (6/2/2019).

Selain kuatnya konsumsi rumah tangga, belanja pemerintah juga dinilai lebih tinggi pada triwulan keempat tahun lalu.

"Konsumsi pada akhir 2018 bisa diandalkan karena Tahun Baru, liburan panjang, ini yang menjadi faktor pendorong pertumbuhan ekonomi. Kemudian belanja pemerintah dikebut akibatnya realisasi dan pertumbuhannya lebih tinggi," tuturnya.

Badan Pusat Statistik, hari ini merilis pertumbuhan ekonomi pada secara keseluruhan di 2018 tumbuh 5,17%, sementara pada triwulan IV-2018, pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,18%.

Adapun konsensus pasar yang dihimpun CNBC Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2018 sebesar 5,12% secara tahunan (year-on-year/YoY) dan 5,15% untuk keseluruhan 2018.


(tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading