Demi Ekonomi RI, Mendag Dorong Mayora Buka Pabrik di Rusia

Market - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
06 February 2019 12:17
Demi Ekonomi RI, Mendag Dorong Mayora Buka Pabrik di Rusia
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mendorong PT Mayora Indah Tbk (MYOR) untuk membuka pabrik di Rusia demi memperkuat perdagangan Indonesia.

Hal itu ia sampaikan dalam acara peringatan masuknya Mayora ke pasar Rusia yang diadakan di Jakarta, Rabu (6/2/2019). Turut hadir dalam acara itu Duta Besar Rusia untuk Indonesia Lyudmila Vorobieva dan Direktur Utama Mayora Andre Sukendra Atmadja.



"Saya akan dorong Mayora bikin pabrik. Kita juga minta bantuan Ibu Dubes agar Sukhoi juga membuat pabrik di Indonesia," kata Enggar.


"Ini... karena produk-produk seperti ini akan menjadi prioritas untuk ekspor kita, bukan terpaku pada bahan-bahan komoditas, seperti CPO, barang tambang, dan lain-lain. Kita mau mendorong produk yang punya nilai tambah," ujarnya.

Demi Ekonomi RI, Mendag Dorong Mayora Buka Pabrik di RusiaFoto: Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita melepas ekspor produk olahan kopi ke Rusia, di PT Mayora Indah Jl. Daan Mogot KM.18, Jakarta Barat. (CNBC Indonesia/Rehia Sebayang)

Ia lalu meminta Direktur Utama Mayora Andre Sukendra Atmadja untuk membuat Kopiko, salah satu produk perusahaan, berbahasa Rusia demi meraih pasar negara itu.

Enggar juga memastikan bahwa pemerintah akan menyelesaikan berbagai perjanjian dagang dengan negara-negara lain, termasuk Rusia, agar produk asal Indonesia bisa lebih mudah memasuki pasar-pasar tersebut.



Baru-baru ini pemerintah telah meneken perjanjian dagang dengan European Free Trade Area (IE-CEPA) yang terdiri dari Swiss, Liechtenstein, Islandia, dan Norwegia. Perjanjian dengan Chile juga sudah diratifikasi sehingga bisa segera dilaksanakan dan menyediakan pasar baru bagi perusahaan dalam negeri, kata Enggar.

"Tadi kita bicara dengan Ibu Dubes bahwa dari Eurasia kita akan bahas lebih lanjut perundingan Indonesia-Eurasia. Kita akan bicarakan hal itu. Saya sangat berharap Ibu Dubes bisa mengundang Mendag Rusia ke Indonesia," ujarnya.


Saksikan video mengenai penandatanganan IE-CEPA berikut ini.

(prm/prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading