Tolak Tawaran Medco, Ophir: Terlalu Murah

Market - Anastasia Arvirianty, CNBC Indonesia
14 January 2019 - 20:00
Tolak Tawaran Medco, Ophir: Terlalu Murah
Jakarta, CNBC Indonesia- Ophir Energy diketahui menolak tawaran PT Medco Energi Global untuk mengakuisisi seluruh saham perusahaan dengan nilai 48,50 pence untuk setiap lembar saham biasa Ophir. 

Ophir menilai, penawaran tersebut terlalu murah atau di bawah nilai perusahaan.




"Dewan Direksi sekarang secara resmi mempertimbangkan penawaran yang diumumkan oleh Medco pada 11 Januari 2019. Dewan dengan suara bulat menolak proposal itu karena di bawah nilai Ophir," tulis perusahaan melalui keterangan resminya, Senin (14/1/2019).

Perusahaan pun mengatakan, pengumuman ini dibuat oleh Ophir tanpa persetujuan Medco atau Medco Global.

Adapun, pada 15 Januari 2019, Ophir akan memberikan perdagangan dan operasi yang diperbarui untuk periode dua belas bulan yang berakhir pada 31 Desember 2018.

Sebelumnya, PT Medco Energi International Tbk (MEDC) mengungkapkan ketertarikannya untuk mengakuisisi perusahaan yang mencatatkan sahamnya di bursa saham London.

Melalui anak usaha Medco Energi Global Pte Ltd, perusahaan milik Arifin Panigoro ini sedang melakukan pengkajian kemungkinan pengajuan tawaran untuk membeli seluruh saham Ophir Energy Plc yang merupakan perusahaan bidang eksplorasi dan produk hulu minyak dan gas.

Dalam keterangan resmi Medco, penawaran harga yang diajukan oleh perusahaan yakni sebesar 48,50 pence untuk setiap lembar saham biasa Ophir, dalam bentuk tunai. Ini setara 340 juta poundsterling untuk 707 juta lembar saham, atau sama dengan Rp 6,13 triliun jika dikonversi ke rupiah. 

Merinci lebih jauh, dalam keterangan resmi yang disampaikan perusahaan pada Jumat (11/1/2019), dikatakan, sehubungan dengan perkembangan pasar dan berita terbaru terkait Ophir, Medco telah menulis surat kepada Dewan Direksi hari ini dengan tawaran yang lebih tinggi 46,1% dari harga saham Ophir di penutupan pasar pada 28 Desember lalu, yakni sebesar 33,2 pence. 

"Jika ada kesepakatan antara kondisi pengaturan dan/atau antimonopoli tertentu, maka kondisi tertentu akan berlaku untuk negara tuan rumah tertentu dan kondisi khusus lainnya," tulis Medco.

Medco Energi Global Pte Ltd punya tenggat waktu hingga 28 Januari 2019 untuk membuat keputusan terhadap aksi korporasi ini.  (gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading