Incar Milenial, Kemenkeu Bidik Penerbitan SBN Ritel Rp 80 T

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
10 January 2019 13:28
Incar Milenial, Kemenkeu Bidik Penerbitan SBN Ritel Rp 80 T
Jakarta, CNBC Indonesia - Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan akan menerbitkan instrumen Surat Berharga Negara (SBN) untuk investor ritel sebesar Rp 80 triliun, naik dari tahun lalu Rp 52 triliun.

Direktur Surat Utang Negara Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan Loto Srinaita Ginting mengatakan tahun ini ada 10 instrumen SBN ritel yang akan diterbitkan. Nilainya setara dengan 9-10% dari total SBN bruto sebesar Rp 825 triliun.

"Pada 2019 ada 10 instrumen ritel yang diterbitkan, 8 ritel yang tidak dapat diperdagangkan [non-tradable] kemudian 2 instrumen konvensional dapat diperdagangkan," ujar Loto di Jakarta, Kamis (10/1/2019).


Mulai Kamis 10 Januari hingga 24 Januari mendatang, Kementerian Keuangan membuka penawaran obligasi tabungan ritel atau Saving Bond Ritel (SBR) Seri SBR005. Jumlah target indikatif dipatok senilai Rp 2 triliun dan target maksimal Rp 5 triliun.

Instrumen investasi ini dikhususkan bagi investor domestik yang pembeliannya bisa dilakukan secara daring atau online. Bunga obligasi ini ditetapkan 8,15%, berselisih 215 basis poin (bps) dengan suku bunga acuan 6%.


Loto mengatakan porsi penerbitan SBN ritel di tahun ini memang meningkat dari tahun sebelumnya, lantaran pemerintah mendorong perluasan basis investor domestik dan menarik besarnya potensi investor milenial. "Karena kami memang mau mempeluas basis investor domestik dan juga mau investor milenial semakin bisa ikut memperkuat pembiayaan," tutur Loto.

Pemerintah memerlukan pembiayaan untuk pembangunan mengingat belanja pemerintah masih lebih besar dari pendapatan negara. "Caranya dengan mengeluarkan sumber pembiayaan SBN, salah satu jenis SBN untuk pembiayaan pembangunan negara adalah obligasi tabungan ritel," jelasnya.

Nilai patokan penerbitan SBN ritel itu juga membengkak dari pernyataan awal pemerintah yakni sebesar Rp 60 triliun pada tahun ini. Sekadar gambaran, tahun lalu, berdasarkan data yang dipublikasi di laman DJPPR, realisasi penerbitan SBN ritel sebesar Rp 46 triliun yang terdiri atas SUN ritel sebesar 32,62 triliun dan sukuk ritel 13,38 triliun.


(tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading