Inilah Deretan Saham Barang Konsumsi yang Bawa IHSG Menghijau
Anthony Kevin,
CNBC Indonesia
10 January 2019 10:36
Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)Â berhasil menguat ditengah-tengah pelemahan bursa saham regional. Pada pukul 10:23 WIB, IHSG menguat 0,32% ke level 6.292,4.
Sementara itu, indeks Nikkei turun 1,4%, indeks Shanghai turun 0,24%, indeks Hang Seng turun 0,56%, indeks Strait Times turun 0,07%, dan indeks Kospi turun 0,17%.
Secara sektoral, sektor barang konsumsi yang menguat 0,79% menjadi penopang utama laju IHSG. Aksi beli atas saham-saham barang konsumsi terjadi seiring dengan rilis Survei Penjualan Eceran (SPE) periode November 2018.
Kemarin, Bank Indonesia (BI) mengumumkan penjualan barang-barang ritel tumbuh sebesar 3,4% YoY pada bulan November, mengalahkan capaian periode Oktober yang sebesar 2,9% YoY. Capaian ini juga mengalahkan capaian periode yang sama tahun sebelumnya yakni 2,5% YoY.
Untuk bulan Desember, angka sementara untuk pertumbuhan penjualan barang-barang ritel ada di level 7,7% YoY, jauh di atas capaian Desember 2017 yang sebesar 0,7% YoY.
Penguatan rupiah dan kehadiran musim liburan menjadi faktor utama yang mendongkrak konsumsi masyarakat Indonesia selama bulan November dan Desember.
Saham-saham barang konsumsi yang diburu investor diantaranya: PT Kalbe Farma Tbk/KLBF (+3,57%), PT Unilever Indonesia Tbk/UNVR (+1,41%), PT HM Sampoerna Tbk/HMSP (+0,79%), dan PT Mayora Indah Tbk/MYOR (+0,76%).
Investor asing terpantau cukup gencar dalam mengoleksi saham-saham barang konsumsi. Saham UNVR dibeli bersih sebesar Rp 6 miliar oleh investor asing, sementara KLBF dan HMSP dibeli bersih masing-masing sebesar Rp 4,2 miliar dan Rp 1,5 miliar.
Secara total, investor asing membukukan beli bersih senilai Rp 42,65 miliar di pasar saham tanah air.
TIM RISET CNBC INDONESIA
(ank/ank)
Next Article
Ini Biang Kerok yang Bikin IHSG Sempat Merah
Sementara itu, indeks Nikkei turun 1,4%, indeks Shanghai turun 0,24%, indeks Hang Seng turun 0,56%, indeks Strait Times turun 0,07%, dan indeks Kospi turun 0,17%.
Secara sektoral, sektor barang konsumsi yang menguat 0,79% menjadi penopang utama laju IHSG. Aksi beli atas saham-saham barang konsumsi terjadi seiring dengan rilis Survei Penjualan Eceran (SPE) periode November 2018.
Kemarin, Bank Indonesia (BI) mengumumkan penjualan barang-barang ritel tumbuh sebesar 3,4% YoY pada bulan November, mengalahkan capaian periode Oktober yang sebesar 2,9% YoY. Capaian ini juga mengalahkan capaian periode yang sama tahun sebelumnya yakni 2,5% YoY.
Penguatan rupiah dan kehadiran musim liburan menjadi faktor utama yang mendongkrak konsumsi masyarakat Indonesia selama bulan November dan Desember.
Saham-saham barang konsumsi yang diburu investor diantaranya: PT Kalbe Farma Tbk/KLBF (+3,57%), PT Unilever Indonesia Tbk/UNVR (+1,41%), PT HM Sampoerna Tbk/HMSP (+0,79%), dan PT Mayora Indah Tbk/MYOR (+0,76%).
Investor asing terpantau cukup gencar dalam mengoleksi saham-saham barang konsumsi. Saham UNVR dibeli bersih sebesar Rp 6 miliar oleh investor asing, sementara KLBF dan HMSP dibeli bersih masing-masing sebesar Rp 4,2 miliar dan Rp 1,5 miliar.
Secara total, investor asing membukukan beli bersih senilai Rp 42,65 miliar di pasar saham tanah air.
TIM RISET CNBC INDONESIA
(ank/ank)