Newsletter

Siap-siap, Banyak Sentimen Banjiri Pasar

Market - Hidayat Setiaji & Raditya Hanung & Anthony Kevin, CNBC Indonesia
19 November 2018 06:24
Pekan lalu menjadi periode yang indah bagi pasar keuangan Indonesia. Bagaimana dengan awal pekan ini?
Ketiga adalah kegagalan Kerja Sama Ekonomi Negara-negara Asia Pasifik (APEC) untuk mencapai kesepakatan dalam KTT di Port Moresby (Papua Nugini). Penyebabnya adalah hubungan AS-China yang belum pulih sepenuhnya karena masih ada sentimen perang dagang. 

Mengutip Reuters, seorang diplomat yang turut dalam pembahasan komunike menyatakan bahwa China menolak adanya kesepakatan yang berisi "menolak praktik perdagangan tidak sehat sesuai dengan ketentuan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO)". 

"Ada dua negara yang saling dorong dan membuat pimpinan rapat tidak bisa menjembatani mereka. China murka saat ada kalimat yang merujuk ke WTO bahwa mereka bersalah karena melakukan praktik perdagangan tidak sehat," sebut sang diplomat. 


Momentum ini bisa menciptakan ketidakpastian di pasar keuangan global. Pasalnya, terlihat bahwa AS dan China masih memiliki banyak ketidaksepahaman.

Dikhawatirkan hal ini berlanjut ke pertemuan Trump-Xi di KTT G20 nanti. Bisa-bisa aura damai dagang yang sudah semakin kuat kembali memudar dan AS-China kembali terlibat perang dagang. 

Keempat, kali ini dari Eropa, adalah dinamika Brexit yang ngeri-ngeri sedap. Setelah beberapa menteri mengundurkan diri, kini PM May terancam mendapat mosi tidak percaya dari parlemen.  

Mengutip BBC, lebih dari 20 anggota parlemen dari Partai Konservatif sudah mengirimkan surat mosi tidak percaya. Namun belum mencapai batas yang dibutuhkan untuk secara resmi mengajukan langkah tersebut, yaitu 48. 

"Saya tidak akan teralihkan. Pergantian kepemimpinan tidak akan membuat negosiasi (Brexit) lebih mudah. Justru akan menambah risiko kesepakatan tertunda," tegas May, mengutip Reuters. 

Ketidakpastian di Inggris bisa kembali membuat investor bermain aman. Kalau ini yang terjadi, maka dolar AS bisa mendapat suntikan adrenalin karena mata uang Negeri Paman Sam berstatus aset aman (safe haven). Rupiah bisa terancam.

(BERLANJUT KE HALAMAN 5)

Cermati Sentimen Penggerak Pasar Hari Ini (3)
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3 4 5 6
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading