Caplok Sriwijaya Air, Saham Garuda Terbang 17%

Market - Houtmand P Saragih, CNBC Indonesia
15 November 2018 09:25
Caplok Sriwijaya Air, Saham Garuda Terbang 17%
Jakarta, CNBC Indonesia - Harga saham PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) pada perdagangan hari ini menguat signifikan setelah memastikan mengambilalih operasi Sriwijaya Air.

Harga saham berkode GIAA hingga pukul 09.36 WIB naik 17% ke level Rp 220/saham. Volume perdagangan mencapai dengan volume perdagangan 33,43 juta senilai Rp 7,52 miliar.

PTĀ Garuda Indonesia Tbk (GIAA), melalui anak usaha PT Citilink Indonesia, mengambil alih pengelolaan operasional Sriwijaya Air Group yang terdiri dari maskapai Sriwijaya dan NAM Air.

Rencana tersebut direalisasikan dalam bentuk Kerjasama Operasi (KSO) yang dilakukan Citilink dan Sriwijaya Group. Adapun KSO tersebut ditandatangani pada 9 November 2018.


Nantinya, keseluruhan operasional Sriwijaya Group termasuk finansial akan berada di bawah pengelolaan dari KSO tersebut.

"Kerjasama operasi ini ditujukan untuk membantu Sriwijaya Air group memperbaiki kinerja operasi dan kinerja keuangan termasuk membantu Sriwijaya Air dalam memenuhi komitmen - komitmen atau kewajiban mereka terhadap pihak ketiga yang diantaranya ada pada lingkungan Garuda Indonesia Group," kata Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk., Ari Askhara melalui siaran pers, Rabu (14/11/2018).

Ari mengatakan Citilink akan mampu memperluas segmen pasar, jaringan, kapasitas dan kapabilitasnya, serta mempercepat restrukturisasi penyelesaiaan kewajiban Sriwijaya Group.

Langkah ini merupakan langkah strategis sehingga secara langsung membantu sinergi Garuda Indonesia Group dan Sriwijaya Group dalam mengelola pangsa pasar penumpang angkutan udara hingga 51%, jelas Ari.

"Kami berharap dengan KSO yang akan dikelola oleh Citilink ini dapat membantu pemulihan Sriwijaya Air Group ditengah persaingan industri penerbangan yang semakin kompetitif. Kami yakin Garuda Indonesia Group mempunyai kapabilitas yang sangat baik dalam mengelola bisnis Airline, "ujar Direktur Utama PT Sriwijaya Air, Chandra Lie. (hps/ray)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading