Penjualan Naik, Tapi Margin HM Sampoerna Cenderung Turun

Market - Houtmand P Saragih, CNBC Indonesia
19 October 2018 11:56
Peningkatan penjualan tersebut ditopang perbaikan penjualan rokok yang marjin tipis.
Jakarta, CNBC Indonesia - Penjualan rokok PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) pada kuartal III-2018 secara tahunan naik tipis 1,2% naik dibandingkan kuartal II-2018. Peningkatan penjualan tersebut ditopang perbaikan penjualan rokok bermargin tipis.

Menurut riset yang dipublikasikan PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia yang mengutip rilis Philip Moris International (PMI), perusahaan induk HM Sampoerna, penjualan pada kuartal III mencapai 26,5 miliar batang. Angka tersebut secara kuartalan naik 6,2%.


Secara akumulatif dalam sembilan bulan, total penjualan mencapai 74,5 miliar batang atau naik tipis 0,1% secara tahunan. Ini membuat pangsa pasar HM Sampoerna turun menjadi 33% dibandingkan kuartal III-2017 dengan pangsa pasar 33,1%.


Peningkatan penjualan ditopang oleh produk rokok bermargin rendah, seperti Dji Sam Soe Magnum Mid 16s. Penjualan merek ini meningkat 17,9% secara tahunan mencapai 7,5 miliar batang pada kuartal III-2018.

Sementara itu, produk andalan Sampoerna A turun 1,4% menjadi 10,3 miliar batang pada periode yang sama. PMI juga menyampaikan, secara industri penjualan rokok naik 1,4% pada periode tersebut.

Analis Mirae Aset Sekuritas Christine Natasya memberikan rekomendasi tahan dengan target harga Rp 4.200/saham. Walaupun perusahaan mampu mempertahankan pangsa pasar 33%, tetapi margin perseroan cenderung turun karena penurunan harga rokok milik perseroan.

"Dalam pandangan kami, valuasi tampak lebih rasional dibandingkan sebelumnya," kata Natasya.

Pada perdagangan sesi I, harga saham HMSP turun 0,52% ke level Rp 3.820/saham. Volume perdagangan mencapai 3,21 juta saham senilai Rp 12,3 miliar.

HM Sampoerna akan menyampaikan laporan kuartal III-2018 pada minggu terakhir Oktober.


(hps/prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading