Ini Faktanya, Indonesia Bukan Pengutang Terbesar di Asia

Market - alfado agustio, CNBC Indonesia
24 September 2018 15:47
Jakarta, CNBC Indonesia- Beberapa waktu lalu, pemerintah merilis data terbaru terkait jumlah utang Indonesia per Agustus 2018. Diketahui jumlah Utang Indonesia mencapai Rp 4.363 triliun atau naik sekitar Rp 110 triliun dari bulan sebelumnya.

Di sisi lain, kenaikan ini juga meningkatkan rasio utang pemerintah di atas 30% tepatnya 30,31% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Sebagian kalangan mulai khawatir dengan peningkatan ini. Ketergantungan pemerintah dalam menutupi defisia Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan utang berpotensi meningkatkan beban pemerintah.

Jika rasio utang semakin besar dan fundamental ekonomi tidak kokoh, bukan tidak mungkin bisa menuju ke arah krisis. Sebut saja Yunani dan Argentina, dua negara beda benua tersebut mengalami sumber masalah yang sama, tidak mampu melunasi utang.

Yunani atau dikenal Negeri 1000 Dewa diketahui memiliki utang mencapai US$ 360 miliar. Dimana rasio utang mencapai 178,6% terhadap PDB per 2017 dan sudah dinyatakan default (gagal bayar).


Sementara Argentina per Desember 2017 memiliki utang mencapai 320 miliar, dengan rasio utang 57,1% terhadap PDB. Khusus untuk negara asal pesepakbol terkenal Lionel Messi tersebut, selain karena utang besar, depresiasi peso juga jadi pemicu krisis..

Sejak awal tahun, peso argentina telah terdepresiasi hingga 99,9%
Dampak buruk dari utang serta risiko yang mengancam di depannya, harus menjadi warning bagi pemerintah untuk selektif terkait hal tersebut.

 Asia, Indonesia Bukan Pengutang TerbesarFoto: infografis/Sang pemberi Pinjaman setia RI/Aristya Rahadian krisabella
(alf/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading