XL Jor-joran Perbaiki Kualitas 4G di Luar Jawa

Market - Tito Bosnia, CNBC Indonesia
13 September 2018 14:27
Ekspansi tersebut dilakukan dengan terus meningkatkan jaringan layanan milik perseroan.
Jakarta, CNBC Indonesia - PT XL Axiata Tbk (EXCL) berencana memperluas basis penggunanya di luar Pulau Jawa. Ekspansi tersebut dilakukan dengan terus meningkatkan jaringan layanan milik perseroan.

Menurut Direktur Utama Perseroan Dian Siswarini, nantinya dana ekspansi tersebut akan diperoleh melalui penerbitan obligasi dan sukuk ijarah perseroan senilai Rp 10 triliun selama 2 tahun kedepan. Untuk tahun ini nilai dari total plafon yang diterbitkan senilai Rp 2 triliun.

Perseroan juga telah menganggarkan anggaran belanja modal (capital expenditure/capex) senilai Rp 7 triliun pada tahun ini.

"Kami ingin unggul dalam layanan data dengan target segmen pasar yang berbeda-beda, dulu bangun jaringan sudah kami mulai 2 tahun yang lalu dan memang berhasil kontribusi kepada pendapatan semakin tinggi," ujar Dian di XL Axiata Tower, Kamis (13/9/18).


Namun, nilai kontribusi pendapatan yang diraih perseroan tersebut belum setinggi pendapatan yang dihasilkan dari pelanggan di pulau Jawa. Pendapatan dari segmen pelanggan di luar pulau Jawa yaitu sekitar 15%.

Hingga semester I-2018, perseroan mencatat menyediakan 111,78 ribu based transceiver Station (BTS) hingga 421 kota di seluruh Indonesia. Untuk jaringan 4G perseroan telah menyediakan 24,68 ribu BTS yang telah menjangkau 380 kota.

"Sekarang fokusnya ialah melakukan peningkatan di kualitas jaringan kami, jadi bukan hanya di luar Jawa saja tapi juga di Pulau Jawa untuk meningkatkan kualitas jaringan," ujar Mohamed Adlan, Direktur Keuangan Perseroan dalam kesempatan yang sama.

Dengan peningkatan kualitas jaringan dan layanan jaringan terutama di luar Pulau Jawa, perseroan menargetkan net to EBITDA ratio pada tahun ini mencapai 1,4 kali. Nilai tersebut sedikit lebih rendah dibandingkan dengan tahun 2017 yakni 1,5 kali.

Selain itu, perseroan berharap pertumbuhan pendapatan tahun ini meningkat  seiring dengan peningkatan pendapatan data yang akan diraih perseroan.

Pada semester I tahun ini, perseroan mencatat peningkatan pendapatan data year on year (YoY) menjadi Rp 5,68 triliun. Sedangkan pendapatan bersih pada periode tersebut naik tipis 1% menjadi Rp 11,06 triliun.
(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading